Razia Ketertiban

Lima Warnet Disegel Satpol PP Kota Jambi

Sebanyak lima warung Internet (warnet) di area Mayang, Jumat (18/5) disegel oleh Satpol PP kota Jambi. Penyegelan tersebut

Lima Warnet Disegel Satpol PP Kota Jambi
TRIBUN JAMBI/ROHMAYANA

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak lima warung Internet (warnet) di area Mayang, Jumat (18/5) disegel oleh Satpol PP kota Jambi. Penyegelan tersebut dilakukan karena warnet beroperasi diluar jam yang sudah ditentukan.

Lima warnet tersebut Diantaranya, potlot, fox gaming, the net, cyber net, dan asparagus net. Menurut Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Jambi, Said Faizal bahwa ke-lima warnet tersebut terbukti melanggar Perwal nomor 20 tahun 2013 tentang penyelenggaraan usaha warnet yaitu tentang jam operasional.

Baca: Begini Suasana Salat Jumat Pertama Ramadan di Masjid Tertua di Kota Jambi

Menurutnya, jam operasional Warnet ini hanya diperbolehkan hingga pukul 24. 00 WIB. Namun saat penindakan hingga pukul 00.00 lewat beberapa warnet masih beroperasi.

"Kalau jelas melanggar langsung kita segel, karena sudah jelas menyalahi peraturan yang ada," katanya.

Atas pelangaran tersebut pihak warnet akan dikenakan sanksi administrasi dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Hal tersebut untuk memberikan efek jera terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan yang ada.

"Nanti akan kita panggil pemilik warnetnya untuk diberikan sanksi. Jika masih tetap beroperasional diatas pukul 00.00 maka izin operasionalnya bisa dicabut," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Abdullah Taif meminta agar Satpol PP kota Jambi lebih gencar dalam menindak warnet yang tidak sesuai dengan izin dan jam operasionalnya. Karena menurutnya warnet ini rerata berisi anak-anak yang masih sekolah.

Baca: Jalan Terusan Tembus Ness-CitraRaya City Diresmikan, Bisa Dilalui saat Mudik Lebaran

Baca: Diduga Korban Tabrak Lari di Desa Bukit Baling Bernama Awal, Warga Sekernan

"Kalau anak-anak sekolah masih main game hingga larut malam, itunya akan mengganggu konsentrasi anak, serta jam istirahat anak yang berimbas pada kegiatan belajar mengajar di sekolah," katanya.

Selanjutnya ia juga meminta agar Satpol PP tidak hanya merazia pada malam hari, tetapi saat jam sekolah sedang berlangsung.

Penulis: Rohmayana
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help