Pastikan Lepas Saham Bir, Anies Berharap Dapat Pemasukan Lebih dari Rp 1 Triliun

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memilih malam sebelum Ramadhan

Editor: rida
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke warga korban banjir di Jakarta Timur, Rabu (7/2/2018) 

TRIBUNJAMBI.COM- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memilih malam sebelum Ramadhan untuk mengumumkan kepastian pelepasan saham PT Delta Djakarta, perusahaan yang memproduksi bir.

Meski belum resmi melepas, ini menjadi semacam penegasan bahwa Pemprov DKI tidak mau lagi berinvestasi pada industri ini.

"Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir. 26,25 persen itu pasti dilepas, jadi ini bukan akan, tapi pasti dilepas," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/5/2018).

Baca: Astaga! Tewas Usai Serang Polda Riau, Polisi Temukan Rangkaian Kabel di Tubuh Teroris Ini

Baca: Berkicau Soal JKT48 di Akun Resmi Presiden Jokowi, Begini Nasib Sang Admin Sekarang

Baca: Ini Kebutuhan Logistik Pilwako Jambi

Anies berharap, penjualan saham PT Delta bisa menambah pemasukan lebih dari Rp 1 triliun.

Hasil penjualan saham nantinya bisa dipakai untuk kegiatan pembangunan di DKI Jakarta.

Anies menilai, hasil penjualan itu begitu besar.

Bandingkan dengan nilai dividen yang diberikan PT Delta setiap tahun sekitar Rp 38 miliar.

"Kalau kita mau mendapatkan Rp 1 triliun dengan mempertahankan saham di Delta, mungkin kita perlu 30 tahun lebih baru bisa dapat angka Rp 1 triliun," ujar dia.

Saat ini, proses pelepasan saham PT Delta Djakarta masih berjalan.

Anies berharap, penjualan saham bisa berlangsung singkat dan tuntas.

Alasan-alasan Melepas saham PT Delta merupakan bagian dari janji kampanye Anies dan Sandiaga semasa Pilkada DKI 2017.

Akhirnya, keputusan untuk melepas saham itu kini sudah bulat setelah sebelumnya dilakukan kajian-kajian terlebih dahulu.

Salah satu yang menjadi alasan adalah mitra Pemprov DKI yang juga punya saham di perusahaan itu ingin ekspansi.

Namun, posisi Pemprov DKI yang tidak ingin menambah investasi di PT Delta Djakarta membuat mereka tidak bisa berkembang.

"Dan, karena mereka ingin berkembang, mereka tentunya harus juga mendapatkan opsi untuk bisa menambah modal dan ini bisa difasilitasi dengan keputusan kita untuk melepaskan saham ini," ujar Sandiaga.

Baca: Beberapa Makna Tengkuluk

Baca: Anak Muda Jadi Sasaran untuk Dikenalkan Tengkuluk

Baca: Satu Unit Seharga Rp 576 Miliar, TNI AD Resmi Miliki 8 Helikopter Apache Buatan AS

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved