Miris! Putri Bungsu Pelaku Bom Surabaya Kini Sebatang Kara di RS, Tak Ada Keluarga yang Temani

Dipersiapkan tewas oleh kedua orang tuanya, siapa sangka Ais, bocah 7 tahun ini selamat berkat tangan tuhan.

Miris! Putri Bungsu Pelaku Bom Surabaya Kini Sebatang Kara di RS, Tak Ada Keluarga yang Temani
Ais saat dalam perawatan. 

TRIBUNJAMBI.COM- Dipersiapkan tewas oleh kedua orang tuanya, siapa sangka Ais, bocah 7 tahun ini selamat berkat tangan tuhan.

Bocah yang dikabarkan jago bela diri ini masih dirawat di rumah sakit, pasca ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) yang dilakukan orang tuanya.

Tak hanya ditinggalkan kedua orang tuanya, Ais juga ditinggalkan sebatang kara di RS.

Pelaku bom manfaatkan wanita dan anak-anak
Pelaku bom manfaatkan wanita dan anak-anak ()

Tak ada satu keluarga pun yang menemaninya pasca ledakan tersebut.

Ais adalah putri bungsu keluarga pelaku bom bunuh diri.

Baca: Berhasil Tembak Mati 4 Teroris, Polda Riau Harus Ikhlas Kehilangan Satu Personel Kepolisian

Baca: Pengakuan 2 Terduga Teroris Palembang, Mulai Buku Wali Setan Hingga Kafir yang Harus Dimusnahkan

Baca: Ketua MUI Dukung Imbauan Romi

Ais terlempar saat bom yang dibawa keluarganya dengan dua sepeda motor itu meledak di depan para polisi yang berjaga.

Ayah, ibu dan dua saudaranya dinyatakan tewas di tempat.

Dalam kondisi terluka, dia buru-buru digendong Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Roni Faisal Saiful Faton dan dibawa ke rumah sakit.

Dikutip dari TribunJatim, hingga kemarin, dia menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

Kondisinya mulai stabil, Selasa (15/5/2018).

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help