Teror Bom

MENGAKU TERORIS- Lion Air Rute Pekanbaru-Jakarta Balik ke Terminal Pemberangkatan untuk Diperiksa

Maskapai Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan penjelasan resmi bahwa layanan

MENGAKU TERORIS- Lion Air Rute Pekanbaru-Jakarta Balik ke Terminal Pemberangkatan untuk Diperiksa
Ilustrasi: terminal keberangkatan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Maskapai Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan
penjelasan resmi bahwa layanan penerbangan nomor JT 291 rute Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang  (CGK) yang dioperasikan dengan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGV dalam kondisi laik  terbang dan aman (safety).

Corporate Communications Strategic of Lion,  Danang Mandala  Prihantoro, melalui Station Manager Lion Air Group Jambi, Mardanus menyampaikan terkait JT 291 dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang penumpang laki-laki berinisial (DB).

Baca: Tradisi Pawai Keliling Kampung Sambut Ramadan di Kerinci

"Laki laki berinisial (DB) dengan nomor kursi 9C yang ketika dalam proses masuk ke pesawat (boarding), DB mengaku kepada salah satu awak kabin (flight attendant/ FA) sebagai seorang teroris dan membawa bom dalam tas," katanya kepada Tribunjambi.com, Rabu (16/5)

Dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures).

Katanya, 200 penumpang dewasa, barang bawaan dan kargo, harus kembali ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening).

Atas kerjasama yang baik di antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec), maka proses pemeriksaan diselesaikan secara teliti, tepat dan benar.

Baca: 7 Kades di Kerinci Terancam Ditahan, Kasus Foto Bersama Cawabup Naik ke Pengadilan

Baca: Pemilik Toko di Bungo Tolak Pendirian Tenda Bazar karena Tutup Akses

"Hasilnya adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat
berpotensi mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help