7 Kades di Kerinci Terancam Ditahan, Kasus Foto Bersama Cawabup Naik ke Pengadilan

Kasus Foto 7 orang Kepala Desa (Kades) yang berfoto bersama salah seorang Calon Wakil Bupati Kerinci akhirnya berbuntut panjang.

7 Kades di Kerinci Terancam Ditahan, Kasus Foto Bersama Cawabup Naik ke Pengadilan
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kasus Foto 7 orang Kepala Desa (Kades) yang berfoto bersama salah seorang Calon Wakil Bupati Kerinci akhirnya berbuntut panjang. Bahkan kasus tersebut akan segera disidangkan, setelah Kejaksaan Negeri Sungai Penuh melimpahkan ke pengadilan Negeri Sungai Penuh.

Informasi pelimpahan kasus ini, dibenarkan kasi Pidum kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Fahmi SH ketika ditemui di kantornya Rabu (15/5). Dia mengatakan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan, disitu juga nantinya beberapa orang saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Baca: Banyak Pegawai Tinggalkan Kantor untuk Urusan Pribadi,  Satpol PP Sarolangun Gelar Razia 

“Iya, sudah dilimpahkan ke Pengadilan Sungai Penuh dan akan disidangkan. Jadwalnya besok disidangkan,” jelasnya

Sebelumnya, kasus foto mengacungkan dua jari kades dengan Ami Taher ini ditangani tim sentra Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu), yang akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Sebanyak 7 kades tersebut yakni Kades Koto Payang, Kades Kubang Gedang, Kades Belui Tinggi, Kades Koto Panjang Kubang, Kades Lubuk Suli, Kades Koto Lanang dan Kades Koto Tuo yang dilaporkan kepanwaslu terkait photo bersama dengan salah satu calon kepala daerah kabupaten kerinci.

Fahmi menyampaikan dalam sosialisasi nanti tentu ada keterangan dari saksi serta lainnya. Untuk tuntutan sendiri berapa hukuman, kata dia nanti dilihat di sidang. Namun yang pasti, kata Fahmi, kasus ini nanti Kades bisa dipidanakan bisa juga dengan didenda. Kalau dipidana dan terbukti Kades tersebut bisa juga ditahan. Demikian juga kalau didenda bisa juga sesuai dengan undang-undang pemilu.

"Iya Kades ini bisa dipidana atau denda nanti kita lihat hasil persidangan," jelasnya.

Baca: Pemilik Toko di Bungo Tolak Pendirian Tenda Bazar karena Tutup Akses

Baca: BREAKING NEWS: Puluhan Wanita Bercadar di Jambi Gelar Aksi Unjukrasa

Sedangkan ketua Panwaslu Kabupaten Kerinci, Fatrizal saat ditemui Tribun di ruangannya mengatakan poto itu memang sudah ditindak Gakumdu kemudian dilimpahkan ke Kejari Sungai penuh belum lama ini.

Dia mengatakan pihak Panwaslu sudah menyerahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Terkait calon wakil bupati, dia mengatakan tidak ada sanksinya bagi calon wakil, karena yang secara spontan Kades mengacungkan tangan dengan kode dua jari. Namun bukan ajakan dari calon wakil bupati tersebut.

"Keterangan yang kita dapat dari Kades itu kejadiannya spontanitas. Jadi hal ini calon wakil bupati tidak menjadi temuan, tetapi yang ditindam kadesnya itu juga diserahkan ke pihak hukum menindak lanjuti," terangnya.

Baca: Pengamanan Ditingkatkan, Kapolres Sarolangun Imbau Warga Tidak Takut

Baca: Kepala BPBD Kerinci Mendadak Datangi Kejaksaan

Baca: Sutiono Minta Pasar Beduk Dikelola dengan Baik

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help