Buat Program Pesantren Ramadan Untuk Usia 11-12 Tahun, Ini Aktivitas Ponpes Rahmatul Ummah

Kegiatan tersebut akan dimulai pada pertengahan bulan Ramadan. Namun, peserta dibatasi hanya untuk usia 10-12 tahun atau anak kelas VI-V.

Buat Program Pesantren Ramadan Untuk Usia 11-12 Tahun, Ini Aktivitas Ponpes Rahmatul Ummah
Tribun Jambi/Teguh Supriyatno
Pondok Pesantren Rahmatul Ummah menjadi pusat pembelajaran ilmu agama Islam di Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pondok Pesantren Rahmatul Ummah menjadi pusat pembelajaran ilmu agama Islam di Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun.

Ramadan ini, pihak pondok pesantren membuat program pesantren Ramadan untuk para muridnya. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para murid dalam belajar agama Islam, dan membaca Alquran.

"Ramadan ini kita akan adakan pesantren Ramadan atau pesantren kilat. Kegiatan berisi tadarusan, thafiz Quran, dan tahsinul Quran, dan lainnya," kata Ahmad Syamsul Huda, pimpinan pondok pesantren Rahmatul Ummah, beberapa hari lalu.

Kegiatan tersebut akan dimulai pada pertengahan bulan Ramadan. Namun, peserta dibatasi hanya untuk usia 10-12 tahun atau anak kelas VI-V.

Syamsul mengatakan jika program Pesantren Ramadan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan ngetahuan tentang ilmu agama Islam, tetapi juga membentuk karakter para santri dan santriwati yang agamis, yang mereka butuhkan dimasa mendatang.

Baca: Honor 7X Smartphone Kece Pilihan Tepat Untuk Gaming, Ini Spesifikasinya

Baca: Kebanting bgt om dhani sm bunda Ahmad Dhani Kena Bully di Video Maia Estianty, Dul Wisuda

Baca: Andika Kangen Band Kembali Bikin Heboh, Netizen Ribut Soal Pelet Hingga Lagu Baru

"Tujuannya untuk menambah keilmuan para murid dan kemampuan membaca Alquran mereka. Karena saya pantau di rumah masih sedikit yang mengamalkan baca Alquran, meski kalau dipesantren rutin membaca Alquran," kata Syamsul.

Selain meningkatkan ilmu baca Alquran, kegiatan Pesantren Ramadan juga akan diisi ibadah-ibadah lainnya.

"Selain ibadah, tarawih, sholat sunah, tahajud, dan lima waktu. Ada ketiatan thafiz Al dan tahsinul, dan jamiatul muballighin atau ilmu retorika untuk berdakwah," kata Syamsul.

Kegiatan serupa juga dilakukan para santri saat camping (kemah) tahfiz. Kegiatan ini dilakukan setiap malam minggu. Mereka akan digembleng dengan pelajaran agama selama bermalam di pondok pesantren.

Saat ini, Rahmatul Ummah memiliki murid le uh dari 850 siswa yang belajar ilmu agama. "Nanti kalau hasil pesantren ramadhan tahun ini positif, kita akan tambah waktu dan jumlah pesertanya," kata Syamsul.

Erwin, salah satu santri Rahmatul Ummah mengaku senang saat bulan puasa di pesantren. Dia bilang, ada banyak temannya yang ikut bermalam di pesantren. Hal itulah yang membuatnya lebih betah menghabiskan waktu puasa di pondok pesantren.

"Senang, kawan banyak. Bisa ngaji bareng, sholat bareng. Ngajinya lebih banyak kalau ikut acara pesantren Ramadan," katanya.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help