Mengejutkan Ini Hasil Survei Terbaru Antara Jokowi dan Prabowo, Akankah #2019GantiPresiden?

Lembaga survei kembali merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden 2019.

Editor: rida
Presiden Republik Indonesia terpilih Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga mantan pesaingnya dalam Pilpres lalu, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Dalam pertemuan tersebut Jokowi bersilaturahmi dan mengundang Prabowo untuk menghadiri pelantikan Presiden Seni 20 Oktober mendatang.(TRIBUNNEWS / DANY PERMANA) 

TRIBUNJAMBI.COM- Lembaga survei kembali merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden 2019.

Kali ini, Indikator Politik Indonesia merilis elektabilitas petahana Joko Widodo (Jokowi) masih mengungguli sejumlah nama bakal capres lainnya.

Bahkan, elekabilitas Jokowi unggul telak jika head to head dengan Prabowo Subianto.

Baca: Tak Seperti Lucinta Luna Transgender Ini Akui Sudah Tidur dengan Banyak Pria

Baca: Bikin Merinding Penyanyi Dangdut Ini Bertemu Pocong dan Kuntilanak Usai Manggung

Baca: Usai Alami Kontak dengan Pemain Uzbekistan, Andritany Besok Naik Meja Operasi

Hasil survei dirilis Direktur Eksekutif Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi di kantornya, Jakarta, Kamis, (3/5/2018).

Dari survei lembaga tersebut, Jokowi sebagai petahana memperoleh angka 60,6 persen.

Ketua Umum Partai Gerindra yang telah mendeklrasikan maju sebagai capres Pemilu 2019 memperoleh 29 persen.

Sementara, responden yang menyatakan tidak tahu sebesar 10,4 persen.

Menurut Burhanudin, survei lembaganya dilakukan pada 25 hingga 31 Maret 2018.

Survei dilakukan kepada 1.200 responden warga yang mempunyai hak pilih. Responden dipilih dengan metode multistage random sampling.

Indikator Politik Indonesia mengumpulkan data dengan wawancara lewat tatap muka.

Adapun margin of error dari survei lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Jika Jokowi, head to head berhadapan dengan Prabowo, dukungan yang diberikan kepada masing-masing calon sejak 6 bulan lalu tidak banyak berubah," kata Burhanudin.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved