Tertarik Usaha di Pasar Bedug Ramadan? Ini Tempat yang Dikelola Pemkot dan Jumlah Iurannya

Mendekati bulan suci ramadan, beberapa pasar bedug di kota akan mulai didirikan.

Penulis: Rohmayana | Editor: bandot
Ilustrasi pasar bedug 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mendekati bulan suci ramadan, beberapa pasar bedug di kota akan mulai didirikan.

Menurut Komari, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi mengatakan bahwa Pasar Bedug milik Pemerintah Kota Jambi ada dua tempat.

Diantaranya di samping Saimen Pasar yakni menjual makanan(As'ad), dan di dalam kawasan Istana Anak-anak, Pasar Kota Jambi yakni menjual aneka pakaian (Leimena).

“Pasar bedug yang dikelola Pemerintah hanya ada dua. Sementara yang lainnya akan dikelola oleh kecamatan masing-masing dan dikelola oleh swasta," kata Komari Kamis (26/4).

Sementara menurut Doni Triadi Sekretaris Disperindag Kota Jambi bahwa untuk pasar beduk ini di As'ad pedagang dikenakan iuran sebesar Rp 481 Ribu, sedangkan untuk pasar bedug di Leimena dikenakan iuran sebesar Rp 461 Ribu.

Baca: Jambret Salah Masuk ke Jalan Rusak di Kota Baru Usai Beraksi, Naas Ini yang Terjadi Padanya

"Memang ada sedikit perbedaan karena untuk lokasi pasar Baduk di As'ad ada biaya kebersihan dan biaya listrik. Biaya iuran ini dikenakan untuk satu bulan selama Ramadhan," ujar Doni.

Ia menyebutkan bahwa lokasi lapak yang di As'ad sebanyak 200 lapak dengan jenis jualan makanan dan minuman.

Sementara untuk lokasi lapak di Leimena sebanyak 400 lapak dengan jenis dagangan pakaian.

Selain itu, nantinya pemkot Jambi membolehkan pihak kecamatan yang ingin menggelar pasar bedug.

Baca: Turun Harga! Berikut Daftar Harga Beras di Pasar Angso Duo Jambi, Bulog Pastikan Aman Hingga Ramadan

Baca: Dua Korban Dievakuasi Dari Lantai Tiga Polda Jambi, Petugas Gunakan Peralatan Khusus

Namun pihaknya baru akan mendata lokasi mana saja yang akan dipakai oleh 11 kecamatan yang ada di Kota Jambi untuk lokasi pasar bedug.

"Supaya nanti jelas kerjasama dan peraturan lalu lintasnya, sehingga tidak menimbulkan kemacetan," katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved