Home »

News

» Jakarta

Tiket Presiden Milik Prabowo Bakal Dilepas Untuk Gatot, Alasannya?

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo

Tiket Presiden Milik Prabowo Bakal Dilepas Untuk Gatot, Alasannya?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melambaikan tangannya kepada kader Gerindra usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Bidang Advokasi dan Hukum DPP Gerindra di Jakarta, Kamis (5/4). Dalam acara yang diselenggarakan secara tertutup tersebut Prabowo akan memberikan arahan dan pidato politiknya kepada seluruh kader Partai Gerindra yang hadir. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/18.(MUHAMMAD ADIMAJA) 

TRIBUNJAMBI.COM - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan melepas tiket calon presiden yang akan diusung oleh Partai Gerindra.

Secara pribadi Nasir mengatakan, Prabowo akan memberikan tiket capres itu untuk orang lain karena menurutnya Ketua Umum Gerindra itu belum mengisi penuh logistiknya kembali pascakekalahan di Pilpres 2014 lalu.

Baca: Ajak Umat Laporkan Rocky Gerung, Denny Siregar Dapat Tanggapan Nyepak Sebesar Apa Bisul di Otakmu

“Kalau saya Prabowo tidak akan maju, yang pertama karena Pilpres 2019 ini biaya besar, saya lihat Pak Prabowo belum mengisi penuh lagi logistiknya selama hampir lima tahun ini. Logistik beliau sudah terkuras habis di Pilpres 2014.”

“Firasat saya Prabowo akan berikan tiketnya kepada orang lain, dan yang paling berpeluang adalah Gatot Nurmantyo,” ujar Nasir saat ditemui di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Baca: Suami Larang Istri Pakai Bikini Seksi, Rekomendasi Netizen Bikin Ngakak So Hard, Tebak Model Apa?

Secara tidak langsung Nasir menegaskan bahwa kesiapan logistik Gatot Nurmantyo untuk mengarungi kontestasi Pilpres 2019 lebih baik dibandingkan Prabowo Subianto.

Namun Nasir menegaskan bahwa itu bukan pendapat partai tetapi pendapat pribadinya.

“Itu bukan suara PKS ya, itu pendapat pribadi saya. Nanti kita lihat,” pungkasnya.

Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help