Tanjabtim Dapat Jatah Tambahan Tabung Gas 3 Kg, ASN Dilarang Pakai Gas Melon

"Jika dikonversikan alokasi tambahan tersebut menjadi gas 3 kilogram itukan mencapai 1,8 juta tabung"

Tanjabtim Dapat Jatah Tambahan Tabung Gas 3 Kg, ASN Dilarang Pakai Gas Melon
Tribun Jambi
Tabung gas 3 kg 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pada tahun ini, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapat kuota tambahan gas elpiji 3 kilogram sebanyak 1,8 juta tabung dari Pertamina.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian Pembangunan Perekonomian Sumber Daya Alam (PPSDA) Setda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dedi Armadi.

Dia mengatakan tambahan alokasi kuota gas elpiji untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tahun ini mencapai 5.491 metrixton atau setara dengan 5,4 juta kilogas.

"Jika dikonversikan alokasi tambahan tersebut menjadi gas 3 kilogram itukan mencapai 1,8 juta tabung," kata Dedi, kepada tribunjambi.com, beberapa waktu lalu.

Dedi mengatakan pemkab menegaskan kepada seluruh aparatur sipil negara di pemkab untuk tidak menggunakan gas melon atau gas subsidi.

Gas bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap serta berpenghasilan dibawah upah minimum kabupaten.

"Tidak ada lasan lagi bagi ASN untuk membeli gas elpiji tiga kilogram tersebut, karena telah tersedia bright gas dengan berat 5,5 kilogram," ujar Dedi.

Seringnya terjadi kelangkaan gas 3 kilogram di Kabupaten Tanjung Jabung Timur diduga akibat gas bersubsidi tersebut tidak tepat sasaran.

"Masih ada orang-orang yang tidak berhak menggunakanya tapi manggunakan," kata Dedi.

Penulis: Zulkifli
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved