Traveling
GALERI FOTO: Candi Muaro Jambi di Akhir Pekan, Tetap Urutan Pertama di List Kunjungan Wisman
Sengeti- Siapa yang tidak tahu dengan Candi Muarojambi? Candi yang terletak di Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo,
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Jambi, Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, MUAROJAMBI - Siapa yang tidak tahu dengan Candi Muarojambi? Candi yang terletak di Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi ini menyimpan banyak cerita sejarah terkait dengan agama Hindu-Budha yang berkembang di Provinsi Jambi.
Namun, saat ini Kawasan Candi Muarojambi tidak lagi hanya berdiri sebuah bangunan kuno yang telah dilakukan pemekaran. Kawasan Candi Muarojambi sudah berkembang cukup pesat.

Baca: Sebagian Wanita Merasa Lebih Bergairah saat Menstruasi, Kenapa Ya?
Kawasan Candi Muarojambi menjadi tempat wisata alternatif. Karena tidak hanya bermodalkan tiket masuk sebesar Rp 5.000 ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati kawasan Candi Muarojambi yang luasnya lebih kurang 4.000 hektare.
Dari Kota Jambi, pengunjung hanya memakan waktu sekitar 45 menit untuk ke tempat ini. Saat sampai di Pintu Gerbang memasuki Kawasan Candi Muarojambi, pengunjung akan dilihatkan dengan ramainya orang yang berdatangan.
Selain itu pengunjung juga akan disambut dengan para pedagang yang menjajakan berbagai macam souvenir untuk menjadi oleh-oleh dibawa pulang.
Semakin memasuki kawasan ini, Candi yang terlihat pertama kali adalah Candi Gumpung. Hamparan hijau di depan Candi membuat pengunjung seolah berada di mini savana. Tidak hanya itu, barisan sepeda-sepeda dan pangkalan becak motor sudah ada didepan kita.

Baca: Saudara Ungkap 4 Kebohongan Roro Fitria, Dari Status Janda dan Hingga Keluarga Bangsawan
Baca: GAWAT - Bocah 6 Tahun Terekam Menonton Video Panas, Padahal Ada Ibu di Sampingnya
Tinggal pilih mau menelusuri Kawasan Candi ini dengan sepeda yang sewanya Rp 10 ribu atau dengan becak motor yang sekali jalan berbayar Rp 10 ribu, atau hendak berjalan santai sambil menikmati pemandangan.
Bahkan untuk pengunjung yang lelah dan ingin sejenak santai jika terik matahari mulai memancarkan sinarnya, pengunjung bisa bersantai di bawah pohon atau di atas panggung yang menjadi tempat rehat sejenak. Tidak hanya itu berbagai jajanan dan makanan juga diperdagangkan di sini.
Pesona Candi Muarojambi tidak hanya dalam menggaet wisatawan lokal, bahkan wisatawan asing turut menjadikan Candi Muarojambi sebagai list tujuan untuk berlibur akhir pekan.
Hal inilah yang Tribun lihat ketika berwisata ke Candi Muarojambi ini. Ada banyak wisatawan asing yang mendatangi Candi ini.
Tribunjambi.com berhasil mewawancari beberapa wisatawan asing yang berkunjung di Candi Muarojambi ini. Yaitu Laura dan Hendrik.
