Stephen Hawking Meninggal

Kiamat Tinggal 100 Tahun Lagi: Prediksi Kontroversial Stephen Hawking, Ilmuwan Jenius Dunia

Hawking sempat mengejutkan dunia karena ia memprediksi kiamat akan terjadi tak lebih dari 100 tahun lagi.

Kiamat Tinggal 100 Tahun Lagi: Prediksi Kontroversial Stephen Hawking, Ilmuwan Jenius Dunia
viralthread.com
Stephen Hawking 

TRIBUNJAMBI.COM - Stephen Hawking meninggal pada usia 76 tahun, setelah berpuluh tahun berjuang melawan penyakitnya yang menyebabkan ia mengalami kelumpuhan permanen hampir di sekujur tubuhnya.

Ilmuwan jenius ini makin terkenal karena buku karyanya "A Brief History of Time"

Kisah kejeniusannya dan perjuangannya melawan penyakitnya tersebut bahkan sampai difilmkan, dan meraih Oscar.

Ilmuwan satu ini memang kontroversial. Pada 2017 lalu, Hawking sempat mengejutkan dunia karena ia memprediksi kiamat akan terjadi tak lebih dari 100 tahun lagi.

Atau dalam perkataannya, umur bumi hanya tersisa 100 tahun lalu, dan untuk selamat manusia harus mencari planet baru untuk ditinggali.

Mengutip wired.com, Profesor Hawking mengatakan bukan hanya ia sendiri yang percaya bahwa bumi hanya layak ditinggali 100 tahun lagi.

Dasar pemikirannya, adalah karena adanya perubahan iklim, serangan asteroid yang terlambat, dan epidemi pertumbuhan populasi.

Sebelumnya ia mengatakan batas umur bumi 1.000 tahun, tapi direvisinya menjadi hanya 100 tahun pada pertengahan tahun lalu.

"Saya sangat percaya kita harus mulai mencari planet alternatif untuk tempat tinggal yang memungkinkan," katanya.

"Kita kehabisan ruang di bumi dan kita perlu menerobos keterbatasan teknologi yang menghalangi kita tinggal di tempat lain di alam semesta."

"Saya tidak sendirian dalam pandangan ini dan banyak rekan saya akan memberikan komentar lebih lanjut di Starmus bulan depan."

Hawking memang bukan satu-satunya. Bos SpaceX (perusahaan roket antariksa) Elon Musk memiliki rencana besar untuk meluncurkan koloni ruang angkasa dalam 100 tahun ke depan dan NASA telah mengatakan misi Mars-nya dapat membantu menempatkan manusia secara permanen di planet lain.

Penulis: nani
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved