Home »

News

» Jakarta

Gaya Hidup Wah, 10 Tahun Tinggal di Hotel Mewah dengan 5 Anak Adopsi Homeschooling, Kasus CW

Polisi masih mencari tahu sumber dana yang dimiliki CW untuk tinggal di hotel serta untuk kehidupannya sehari-hari.

Gaya Hidup Wah, 10 Tahun Tinggal di Hotel Mewah dengan 5 Anak Adopsi Homeschooling, Kasus CW
Kanit V Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum AKP Hasiati Lawole ketika ditemui di ruangannya, Selasa (13/3/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Lima anak adopsi CW (60) berinisial F, E, O, T, dan R tidak menjalani sekolah formal selama bertahun-tahun karena tinggal di sejumlah hotel.

"Pengakuan CW, ia mengikutkan anak-anak adopsinya pada program homeschooling, guru datang ke hotel tempat tinggal mereka," ujar Kanit V Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum AKP Hasiati Lawole saat ditemui Kompas.com di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Ia mengatakan, program homeschooling tersebut diikuti kelima anak CW setiap Selasa dan Kamis.

"Jadi seminggu dua kali. Mereka belajar dari jam 15.00 sampai 17.00. Dua jam saja setiap hari," katanya.

Menurutnya, gaya hidup CW dan kelima anak adopsinya dapat dikatakan mewah.

Pasalnya biaya mengikuti program homeschooling tidaklah sedikit.

Hingga kini, pihaknya masih menelusuri asal uang CW untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan kelima anak adopsinya.

Menurut informasi yang ia peroleh, CW tidak tamat SD. "Sepengetahuan anak-anak adopsinya, Mami (sebutan CW) itu pensiunan dokter dan suaminya juga dokter," ujar Hasiati.

Menurut Hasiati, wanita paruh baya tersebut juga sempat mengajak anak-anak adopsinya ke luar negeri dan ke sejumlah kota di Indonesia untuk berekreasi.

"Jadi berdasarkan pengakuan anak-anak dan CW sendiri, mereka sempat berpergian ke luar negeri. Mereka menyebut pernah pergi ke Malaysia, Singapura untuk jalan-jalan dan belanja," ujar Hasiati. (Sherly Puspita)

Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help