Tahanan Polisi ini Menolak BAB Walau Sudah 30 Hari Tidak Buang Air besar, Kok Bisa Ya?
Bisakah Anda bayangan bila kita tidak buang air besar (BAB) selama berhari-hari, bahkan hingga lebih dari sebulan?
TRIBUNJAMBI.COM - Bisakah Anda bayangan bila kita tidak buang air besar (BAB) selama berhari-hari, bahkan hingga lebih dari sebulan?
Anehnya, kasus ini benar-benar terjadi pada seorang tahanan polisi bernama Lamarr Chambers (24 tahun).
Baca: Gabung Aja di Kelompok Ini, Bermain Sambil Belajar dengan Scrabble
Baca: Miliki Nama Mirip Kelompok Radikal, Wanita Cantik ini Sering Terima Kesialan dan Diblokir Facebook
Sudah lebih dari 34 hari, pria tersebut menolak untuk BAB. Ia tidak mau melakukannya karena khawatir kotoran yang keluar akan menjadi bukti polisi untuk menahan dirinya.
Cerita berawal ketika Lamarr ditangkap polisi dalam sebuah pengejaran di jalan raya oleh kepolisian Essex, Inggris, pada 17 Januari 2018 lalu.
Baca: Bupati Mashuri Cek Kesiapan Tempat Tablig Akbar Ustaz Abdul Somad
Baca: Konsumsi Daun Seledri Selama Satu Minggu, Rasakan Langsung Manfaatnya pada Tubuh
Pengejaran yang dilakukan oleh satu unik Operation Raptor West itu menuduh Lamarr sebagai bagian dari sebuah gank pengedar narkoba di London.
Menurut pihak kepolisian, dalam pengejaran itu tersangka ‘menggerakkan kepalanya ke tangannya dan sebaliknya dari tangannya ke kepalanya seperti ia sedang makan sesuatu’.
Ketika ia tertangkap polisi, Lamarr mengaku sedang makan ayam goreng. Hanya saja polisi tidak mempercayai pengakuan pria itu.
Polisi menduga pria itu sebenarnya menelan bungkusan kokain dan heroin. Itu sebabnya, ia dimasukkan ke penjara di Harlow.

Selama dalam tahanan, polisi menunggu hingga Lamarr bisa BAB. Hanya saja, pria tersebut menolak untuk melakukannya.
Jaksa penuntut Kathy Wilson mengklaim bahwa tersangka dengan sengaja membatasi makanan yang masuk untuk mencegah gerakan ususnya.
Namun baru-baru ini diduga ia makan 8 batang sereal per hari. Kemudian ia makan buah dan sayuran, serta ikan masakan ibunya.