Astaga, Bapak Ini Buang Anak di Kebun Sawit, Katanya untuk Efek Jera, Kerap Ambil Duit

Mahfuz mengatakan bahwa ini sebagai efek jera saja karena sudah bertindak nakal sehingga ia kecewa.

Astaga, Bapak Ini Buang Anak di Kebun Sawit, Katanya untuk Efek Jera, Kerap Ambil Duit
Tribun Manado
Ilustrasi penelantaran anak.

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Seorang anak berinisial RK yang masih berusia 8 tahun, diduga ditelantarkan ayahnya di Dusun Pangkal Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Senin (12/2).

Bocah malang tersebut ditemukan warga sekitar, Indrawati , di permukiman warga Pangkal Bloteng, sekitar pukul 13.00.

Saat ditemukan, RK memakai baju merah garis hitam, celana pendek hitam. Dia membawa tas berisi pakaian dan uang sebesar Rp 50 ribu.

Terkait penemuan bocah, Kades Teluk Rendah Ulu, Ahmad fauzi, mengatakan bocah itu diduga telah menjadi korban penelantaran anak oleh orang tuanya.

"Saya mendapat laporan warga bahwa ada warga menemukan bocah laki laki di tengah kebun sawit yang berjarak 2 Km dari RT 07, Dusun Pangkal Bloteng, yang dibekali baju 1 di dalam tas berwarna merah," kata Fauzi.

Saat ini bocah tersebut sudah diamankan warga di warung di RT 07, Dusun Pangkal Bloteng. Dia dalam keadaan selamat serta sudah diberi makan dan minum oleh warga sekitar.

"Kejadian itu sudah saya kasih tau ke kades Tuo Ilir maupun pihak kepolisian," terang Kades.

BACA BREAKING NEWS: Polda Jambi Amankan Satu Truk HP dan Jam Tangan Ilegal

BACA 1.300 Formasi CPNS 2018, Pemkab Tebo Ajukan ke Pusat, Ini Posisi yang Dibutuhkan

BACA Misteri Malam Bulan Purnama Tak Terpecahkan, Gajah-gajah Ziarah ke Candi di Pedalaman Sumatera

BACA Cewek Tanpa Pakaian Diduga Oknum Satpol PP Merangin Hebohkan Medsos, Ada 5 Foto Beredar

Data sementara, orang tua kandung RK bernama Asia dan ayah bernama Mahfuz, yang merupakab warga Desa Tuk Ilir, Kecamatan Tebo Ilir.

Mahfuz mengatakan bahwa ini sebagai efek jera saja karena sudah bertindak nakal sehingga ia kecewa.

"Bahkan duit sayo pun sering diambek nyo," ungkap Mahfuz.

Penulis: heri prihartono
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help