Masih Ada Tanah Tak Bersertifikat, Pemkab Muarojambi Akan Melakukan Pendataan Ulang Aset

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan melakukan pendataan dan penataan ulang kembali terkait aset

Masih Ada Tanah Tak Bersertifikat, Pemkab Muarojambi Akan Melakukan Pendataan Ulang Aset
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muarojambi, M Junaidi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan melakukan pendataan dan penataan ulang kembali terkait catatan aset yang dimuliki Pemda.

Aset-aset tersebut diantaranya berupa tanah, Kendaraan, Dan Gedung Banguanan.

Hal ini disampaikan oleh Plt Sekertaris Daerah Kabupaten Muarojambi, M Junaidi kepada TRIBUNJAMBI.COM, pada jumat (9/2).

Dia mengakatakan masih banyak masih nya aset Pemda yang belum masuk dalam Buku catatan aset Pemda.

"Kan banyak tu seperti Dinas pendidikan banyak tu gedung-gedung sekolahnya, begitupun Dinas kesehatan juga banyak Postu. Itu akan kita Inventarisir, dan data ulang agar jangan sampai ada aset milik Pemda yang tidak terdata," M Junaidi.

Selain itu, Menurut Junaidi masih ada aset-aset Pemda muarojambi berupa tanah yang belum bersertifikat. Pada tahun 2017 lalu ada seratus tanah persil yang mau disertifikatkan, namun hal tersebut belum tercapai.

"Tanah ini luar biasa, harus cepat sertifiakasinya yang belum, supaya dikumenya lengkap, jangan sampai dikuasai oleh orang lain," Ujar Junaidi.

Dilanjutkan Junaidi, Pihaknya telah menyurati semua SKPD untuk menginventarisir aset-asetnya. "Ini berjalan terus, ada terget-target perbulan, ini terus kita pantau dan hasilnya akan kita laporkan ke Tim pencegahan Korupsi yang telah dibentuk sesuai intruksi KPK," Pungkas Junaidi.

Setelah semua aset terdata dengan baik, maka langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Pemda Muarojambi akan melelang aset yang tidak terpakai dan masih bagus yang berupa kendaraan Dinas. "Kita juga memang sudah lama tidak melakukan lelang," Pungkas M Junaidi.

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help