BPS: Kita Patut Senang, Ekonomi Provinsi Jambi Tumbuh 4,64 Persen di Semua Bidang Usaha
Perekonomian Provinsi Jambi berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perekonomian Provinsi Jambi berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017 mencapai Rp 191.099 miliar dan PDRB perkapita mencapai Rp 54,37 juta.
"Ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2017 dibanding tahun sebelumnya (y on y) tumbuh 5,20 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha. Pertumbuhan tertinggi dicapai konstruksi sebesar 8,78 persen. Disusul pertambangan dan penggalian sebesar 8,17 persen, serta penyediaan akomodasi makan minum 6,74 persen," jelas Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Senin (5/2).
Baca: Alhamdulillah, Angka Keselamatan Penerbangan di Bandara Kelolaan PT AP II Terus Meningkat
Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2017 (y on y), pertambangan dan penggalian menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,84 persen, diikuti pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,50 persen. Konstruksi sebesar 0,66 persen dan perdagangan sebesar 0,50 persen.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2017 terhadap triwulan sebelumnya (q to q) tumbuh sebesar 3,06 persen. Hal ini karena maraknya pembangunan konstruksi serta penyediaan akomodasi dan makan minum turut pertumbuhan ekonomi, dan juga peningkatan pembangunan fasilitas umum oleh pemerintah maupun pribadi.
Pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,49 persen bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2017 (q to q). Menyusul konstruksi sebesar 0,56 persen, informasi dan komunikasi sebesar 0,35 persen serta perdangan besar-eceran dan reparasi mobil-motor sebesar 0,30 persen.
"Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi tahun 2017 (c to c) tumbuh 4,64 persen. Pertumbuhan ini terjadi pada semua lapangan usaha, kita patut senang," tuturnya.

Baca: Usulkan Penerimaan PNS di Kabupaten Muarojambi. Ini Formasi yang Paling Dibutuhkan
Baca: Kewalahan saat Kebakaran Lahan, BPBD Muarojambi Kekurangan Mesin Portabel Angkut Air
Pertumbuhan tersebut lebih cepat jika dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2016 yang mencapai 4,37 persen. Pertumbuhan tertinggi selama tahun 2017 dicapai komponen ekspor yang mencapai 8,79 persen.
Pertumbuhan penyediaan akomodasi dan makan-minum sebesar 7,95 persen. Sedangkan konstruksi sebesar 7,22 persen, informasi dan komunikasi sebesar 6,60 persen.
Menurut PDRB pengeluaran ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2017 bila dibandingkan dengan triwulan III ditahun yang sama tumbuh sebesar 3,06 persen. Pertumbuhan hampir diseluruh komponen PDRB pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 55,37 persen, diikuti pertumbuhan impor sebesar 5,72 persen sebagai pengurang. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi lembaga non profit rumah tangga mencapai 5,22 persen.
Struktur ekonomi Provinsi Jambi pada tahun 2017 masih didominasi oleh pertanian, kehutanan dan perikanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB sebesar 29,41 persen. Diikuti oleh pertambangan dan penggalian sebesar 17,66 persen. Sementara pada sisi pengeluaran, PDRB banyak digunakan untuk komponen pengeluaran Ekspor sebesar 69,48 persen.
"Memang struktur ekonomi Jambi lebih banyak ditopang dari pertanian, perdagangan dan pertambangan, tiga sektor memang yang besar dan memang semua mengalami pertumbuhan."
Baca: Pemkot Sungai Penuh Harus Bayar Rp6 Miliar Untuk Dapatkan PDAM
Baca: VIDEO: Warga 3 Desa di Muaro Jambi Tagih Janji Bupati Akan Selesaikan Masalah Desa Mereka