Kewalahan saat Kebakaran Lahan, BPBD Muarojambi Kekurangan Mesin Portabel Angkut Air

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi kekurangan mesin portabel dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi kekurangan mesin portabel dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Muarojambi

Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD Muarojambi, Amril, Senin (5/2). Ia mengatakan hal ini terkait kejadian dalam sehari ada empat lokasi kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi yang membuat mereka kewalahan.

"Kita kekurangan mesin portable, saat ini kita hanya ada 11 mesin," jelas Amril.

Baca: Pemkot Sungai Penuh Harus Bayar Rp6 Miliar Untuk Dapatkan PDAM

Idealnya, di setiap kecamatan memiliki 20 unit mesin portabel.

"Satu lokasi kita butuh sampai lima mesin, kalau sehari ada empat seperti kemarin, artinya kita butuh 20 mesin," jelasnya.

Ia menjelaska, ada tiga kecamatan di Kab. Muarojambi yang rawan kebakaran hutan. Yaitu Kumpeh, Kumpeh Ulu dan Taman Rajo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved