5 Bahaya Dalam Pemakaian Headset Untuk Telinga dan Otak
Pendengaran merupakan karunia Indera yang diberikan Tuhan kepada kita supaya kita dapat mendengarkan berbagai suara yang ada di muka Bumi ini.
TRIBUNJAMBI.COM - Pendengaran merupakan karunia Indera yang diberikan Tuhan kepada kita supaya kita dapat mendengarkan berbagai suara yang ada di muka Bumi ini.
Baca: Makan Pempek Pakai Cuko Takut Gigi Berlubang? Tenang, Disertasi Ini Membantahnya
Hal ini sudah sepatutnya kita syukuri karena jika salah satu indera tidak berfungsi dengan baik, maka tubuh juga akan mengalami penurunan kinerja.
Salah satu indera yang berfungsi vital bagi tubuh manusia adalah telinga.
Banyak anak muda yang memiliki kebiasaan mendengarkan musik favorit mereka dari perangkat handphone, PSP, MP3 atau MP4 player dengan perantara headset handphone terbaru.
Memang jika kita mengenakan headset ini cenderung lebih praktis dan juga lebih baik dari segi suara yang dihasilkan.
Tanpa adanya headset ini, suara yang dihasilkan akan sedikit pecah dikarenakan tidak terkoneksi langsung antara telinga dengan speaker tersebut.
Baca: Ingin Melihat Proses Terjadinya Gerhana Bulan 31 Januari? Simak Jadwal Hingga Jam Puncaknya
Baca: Lebih Seminggu Diresmikan, Pasar Rakyat Masih Kosong
Baca: Undang Ustaz Abdul Somad, Jamaah Siapkan Rp 50 Juta, Subhanallah Begini Jawaban UAS
Penggunaan headset untuk mendengarkan musik secara berlebih dapat menimbulkan kerusakan pada telinga. Lebih parahnya lagi, jika hal ini terus dibiarkan, maka potensi kerusakan otak juga dapat bertambah.
Lantas apa sajakah potensi penyakit yang dapat ditimbulkan dari penggunaan headset atau earphone ini? Simak ulasannya berikut ini.
1. Kerusakan Telinga Permanen
Kerusakan pada telinga dapat terjadi dikarenakan penggunaan headset secara terus menerus. Hal ini dikarenakan suara keras dari musik yang berasal dari earphone yang dimiliki.
Selain itu, frekuensi pemakaian yang terlalu lama juga dapat menimbulkan kerusakan telinga permanen seperti pecahnya gendang telinga yang dapat menurunkan pendengaran kita bahkan dapat menyebabkan tuli.