Ini Bahaya Meniup Makanan dan Minuman Dalam Kondisi Panas

Kebiasaan meniup makanan atau minuman yang masih panas untuk segera dikonsumsi ternyata membahayakan kesehatan. Mengapa?

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Kebiasaan meniup makanan atau minuman yang masih panas untuk segera dikonsumsi ternyata membahayakan kesehatan. Mengapa?

Perlu diketahui, manusia bernapas menghirup oksigen atau O2, dan menghembuskan karbondioksida atau CO2.

Ketika kita meniup makanan, tentunya yang kita keluarkan adalah gas CO2.

Baca: Waduh, Molor Lagi, Pengembang Proyek Pasar Angso Duo Minta Tambah Enam Bulan

Baca: Terungkap, Ternyata Ini Kota Tujuan Penyelundupan Anak Buaya Jambi

Baca: Indonesian Idol 2018-Ditantang Daniel Mananta, Begini Pesona Marion Jola Nyanyikan Mana Lolo Banda

Sementara itu makanan panas tadi masih mengeluarkan uap air (H2O).

Menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.

Baca: Kurir Sabu Asal Rokan Kena Tuntut 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

H2O + CO2 => H2CO3

Perlu kita tahu bahwa di dalam darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah.

Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut:

CO2 + H20 HCO3- + H+

Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah.

Baca: Hanya 12 Jam Gejala Serangan Jantung Muncul, Kenali Tanda-tandanya

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved