Astaga, Lebih Separuh Puskesmas di Kerinci Belum Terakreditasi, Dinkes Lakukan Ini

“Yang ada di Kerinci 21 puskesmas, masih ada tiga puskesmas baru lagi yang belum registrasi, karena masih baru,”

Astaga, Lebih Separuh Puskesmas di Kerinci Belum Terakreditasi, Dinkes Lakukan Ini
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Jalan ke Puskesmas Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh nampak berbeda dengan lainnya. Puskesmas tersebut terbilang berada di pinggiran karena jalan menuju pelayanan Pusekesmas kecil dan kondisinya rusak. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sampai tahun ini, masih banyak puskesmas di Kabupaten Kerinci yang belum terakreditasi. Jumlah itu berdasarkan data yang dihimpun tribunjambi.com dari Dinas Kesehetatan Kabupaten Kerinci.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hamsal Rabit, mengatakan dari 21 puskesmas yang ada, hanya 9 puskesmas yang sudah terakreditasi. Padahal akreditasi akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Dia menyampaikan sejak 2016 hingga 2017, baru terakreditasi sembilan puskesmas. “Dua tahun ini baru sembilan puskesmas yang kita akreditasi,” katanya

Pada 2018, dinas kesehatan akan mengajukan tujuh puskesmas untuk diakreditasi. “Tahun ini tujuh yang akan kita ajukan akreditasinya. Sisanya kita tuntaskan di 2019 nanti,” katanya.

Hamsal mengatakan tujuh puskesmas tersebut sudah layak mendapatkan akreditasi, karena menurutnya sudah memenuhi standar pelayanan kepada masyarakat. “Yang tujuh ini kita anggap telah memenuhi syarat untuk akreditasi, sehingga kita ajukan,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan akreditasi, dinkes akan membentuk tim pendamping untuk membina puskesmas, agar benar-benar memiliki standar pelayanan, sehingga tidak ada lagi pelayanan yang semrawut.

Ada tiga puskesmas yang belum melakukan registrasi. Di antaranya, Puskesmas Muara Imat, Puskesmas Bukit Kerman dan Puskesmas Simpang Tutup. Terlambatnya registrasi itu, katanya, karena puskesmas masih baru.

“Yang ada di Kerinci 21 puskesmas, masih ada tiga puskesmas baru lagi yang belum registrasi, karena masih baru,” katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help