Benarkah Makan Malam Bisa Buat Gemuk, Berikut Penjelasannya
Kamu baru saja selesai makan malam dua jam lalu, tapi suara perut keroncongan tiba-tiba terdengar.
TRIBUNJAMBI.COM - Kamu baru saja selesai makan malam dua jam lalu, tapi suara perut keroncongan tiba-tiba terdengar.
Kamu ingin pergi ke dapur dan makan kembali, tapi takut ‘dosa’, karena tengah dalam usaha untuk menurunkan berat badan.
Baca: Tidak Perlu Operasi, Berikut 7 Cara Mengobati Penyakit Batu Empedu
Lalu, apa yang akan Kamu lakukan: makan atau bergegas tidur?
Nah, ahli gizi dari C&J Nutirition, Stephanie Clarke mengatakan tak ada jawaban hitam dan putih dari pertanyaan tersebut.
Sebab, semua tergantung pada kebiasaan dan tujuan masing-masing orang.
Baca: NGAKAK - Diminta Alamat Lengkap Oleh Penjual, Jawaban Pembeli Ini Malah Makin Membingungkan
Baca: Tahu Buah Okra, Bila Pernah Lihat Ternyata Ada 8 Manfaatnya Buat Kesehatan
Clarke menambahkan, perlu menghapus mitos yang populer, di mana ada anggapan bahwa makan larut malam akan menambah lingkar pinggang.
Dia memastikan, makan saat malam hari tidak akan menyebabkan berat badan bertambah, selama tidak melebihi kebutuhan kalori harian.
Jadi, Kamu tak perlu menghindari makan bila ingin menurunkan berat badan.
Tapi, itu bukan berarti memberikan Kamu "kebebasan" untuk menyantap seluruh makanan.
Baca: Siswa SMP Tewas Setelah Berhubungan Intim Sebanyak ini dengan Pacarnya, Begini Kronologisnya
Kita kan enggak mau kalau berat naik, mengalami gangguan pencernaan, hingga melewatkan sarapan karena terlalu kenyang saat malam hari, bukan?.
Di sisi lain, Kamu juga tidak ingin merasa lapar sampai sulit tidur, kan?