Bawa Dua Bom Molotov Berisi Bensin dan Korek Gas, Pria Ini Naik di Atas Pagar Depan Gedung Lalu
Seorang pria bernama Gatot Sugeng Prayitno (47) sempat mengancam keselamatan petugas pengamanan di Gedung Negara Grahadi.

TRIBUNJAMBI.COM- Seorang pria bernama Gatot Sugeng Prayitno (47) sempat mengancam keselamatan petugas pengamanan di Gedung Negara Grahadi.
Pasalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (6/1/2018), pria asal Gunungsari 1 nomor 21, Surabaya sebelumnya sempat naik di atas pagar depan Gedung Grahadi.
Baca: Tega! Ayah Kandung Campur Racun Tikus ke Susu Bayinya, Bercak Coklat Banyak Ditemukan di Rumah
Baca: Resmi Berseragam Barcelona, Philippe Coutinho Tandatangani Kontrak Berdurasi 5,5 Tahun
Baca: Jennifer Dunn Resmi Jadi Penghuni Sel Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Sementara Pemasok Sabunya
Di sana, ia terlihat membawa dua bom molotov berisi bensin dan korek gas.
Untuk kronologis kejadian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menuturkan pada awak media, saat itu pelaku naik di pagar Gedung yang berada di depan Taman Apsari Surabaya.
Kemudian, anggota Satpol PP yang berjaga di Gedung Grahadi menegurnya.
"Sayangnya, teguran itu tak dihiraukannya," lanjut Rudi.
Pada akhirnya, polisi dari Polsek Genteng Surabaya, yakni Aiptu Gunawan dan Aiptu Bambang Setiadi menangkapnya.
"Pelaku sempat melawan, akibatnya kedua personel kami dari Polsek Genteng Surabaya terluka," tegasnya.
Dari tangan pelaku, polisi telah menyita sejumlah barang bukti.
Sejumlah barang bukti tersebut yakni sebuah sepeda angin milik pelaku dan burung dara mati yang berada di keranjang sepedanya.
Seorang saksi mata bernama Rahmat Bintoro (22) pun menuturkan hal serupa.
Ia juga sempat ikut mengamankan Gatot dan mendapat perlawanan.
"Kami juga sempat dilawan tadi sama orang itu, dia sempat memukul polisi juga," ujarnya.
Berita ini sudah dimuat di Tribun Jaim dengan judul: Kronologi Penangkapan Pria yang Bawa Dua Bom Molotov di Grahadi, Sempat Ditegur, Tapi . . .