Hati-hati! Terlalu Semangat saat Berhubungan Intim, Lihat Apa yang Terjadi dengan Pria Ini!
Pria berusia 29 tahun itu merasa ada yang tidak beres pada matanya ketika ia bangun tidur di pagi hari.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti | Editor: Pravitri Retno Widyastuti
TRIBUNJAMBI.COM -- Seorang pria dilarikan ke rumah sakit karena satu matanya menjadi buta.
Dilansir dari Daily Mail, Kamis (23/11/2017), pria berusia 29 tahun itu merasa ada yang tidak beres pada matanya ketika ia bangun tidur di pagi hari.
Penyebab kebutaannya diketahui karena pria tersebut terlalu banyak orgasme saat berhubungan intim.
Dokter menduga pria tersebut melakukan manuver Valsava.
Manuver Valsava adalah kondisi di mana otot perut menegang dan menahan napas, kemudian udara dipaksa melawan dan tekanan di dada menjadi meningkat.

Baca: Tak Ada Kasus Pembunuhan Selama 17 Tahun, Temuan Polisi di Texas Ini Buat Masyarakat Terkejut
Tekanan ini mengakibatkan pembuluh darah di mata pria tersebut menjadi meletus.
"Karena terlalu bersemangat saat berhubungan intim dan orgasme berulang kali bisa berdampak pada fatal seperti ini," jelas dokter yang memeriksanya.
Awalnya, dokter kesulitan mendiagnosa penyebab kebutaan yang dialami pria tersebut.
Namun, ketika ia ditanya mengenai aktivitas seksualnya barulah dokter mengerti.
Manuver Valsava yang terjadi saat berhubungan intim, ternyata tak hanya berdampak pada kerusakan organ tubuh saja.
Kehilangan ingatan juga bisa terjadi akibat manuver Valsava.
Tekanan kuat di pembuluh darah mengakibatkan otak tengah kekurangan aliran darah hingga menyebabkan amnesia.
Hal tersebut ditemukan dari penelitian yang dilakukan pada 1998.
Baca: Ayah Tega Perkosa Anaknya saat Berusia 4 Tahun, Alasannya Tak Rela Disetubuhi Orang Lain
Baca: Hanya Pesan Gulungan Plastik untuk Tutup Kebun Rumahnya, Bonus yang Didapat Pria Ini Luar Biasa
Manuver Valsava menyebabkan 1 dari 10.000 orang mengalami amnesia.
Bahkan dalam sebuah kasus yang dilaporkan, seseorang mengalami pembuluh darah pecah di leher.
Bagaimana menurutmu?
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)