TribunJambi/

Penemuan Mayat

Rampok di Jambi Gasak Rp 1,5 Miliar Uang THR

Fahrin mengatakan kedua pelaku memakai penutup wajah seibo warna hitam.

Rampok di Jambi Gasak Rp 1,5 Miliar Uang THR
Ist

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perampokan uang THR karyawan sebuah perusahaan terjadi di Jambi. Tak tanggung-tanggung uang THR itu sebanyak Rp 1,5 miliar.

Perampokan terungkap setelah warga RT 23 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kotabaru, Jambi, Jumat (10/7) gempar atas penemuan sesosok mayat laki-laki yang telah membusuk di dalam sebuah mobil jenis Toyota Hilux putih bernomor polisi BH 9896 AP.

Diketahui, sosok mayat tersebut adalah Elviyanto (49) alias Yanto, warga Kasang, sopir PT Palma Abadi, sebuah perusahaan kelapa sawit. Diperoleh informasi, sebelumnya korban ditemukan meninggal dunia, sempat membawa uang tunai dalam jumlah besar milik perusahaan bersama karyawan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Irawan David Syah yang dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian mengatakan, diduga kuat korban merupakan korban perampokan yang terjadi pada Rabu (8/7) di daerah Simpang KM 35, Kabupaten Muarojambi.

Sebab, pihaknya menerima laporan jika ada kejadian perampokan pada Rabu.

"Ini diduga kuat korban perampokan. Mayat diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1 x 24 jam. Sebab, laporannya hari Rabu, dan Kamisnya warga di sini sudah melihat mobil ini di sini. Dan, tadi baru ketahuannya," jelas Irawan, yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya mayat korban.

Korban kata Irawan membawa uang Rp 1,5 miliar untuk dibawa ke PT Palma Abadi di daerah Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Tapi, karena tidak sampai tujuan dan perusahaan merasa ada kejanggalan, kemudian pihak perusahaan melapor ke polisi.

"Saat kejadian, Johan, seorang korban karyawan PT Palma Abadi yang ikut serta dalam mobil yang ditemukan, diturunkan di lokasi kejadian di daerah Petaling, Kabupaten Muaro Jambi. Dia (Johan-red) diturunkan setengah tanpa busana dan penuh luka ditemukan warga dan polisi di semak-semak. Ia masih hidup. Sedangkan sopirnya dibawa pelaku, dan ditemukan sudah membusuk di sini," jelas Irawan.

Menurut kuasa hukum PT Palma Abadi, Fahrin, kepada Tribun menyatakan pihak perusahaan mengambil sejumlah uang pada Rabu (8/7) siang.

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help