Digitech
Menanti Kolaborasi Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Untuk Pemanfaatan AI Bagi Kreator
Akses terhadap teknologi kian luas, generasi muda semakin menguasai keterampilan digital, dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan
TRIBUNJAMBI.COM, Jakarta, 16 Juni 2026 – Indonesia semakin terhubung secara digital. Akses terhadap teknologi kian luas, generasi muda semakin menguasai keterampilan digital, dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Namun, masih ada satu tantangan utama yang perlu diatasi, yaitu bagaimana mengubah akses dan pengetahuan tersebut menjadi peluang nyata.
Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan bahwa meski semakin banyak masyarakat yang terhubung dan memiliki keterampilan digital, masih ada potensi besar untuk menghadirkan dampak yang lebih besar dari tren tersebut.
Dampaknya bisa hadir dengan membuat konten, membangun usaha, meniti karier baru, hingga membuka peluang melalui teknologi. Transformasi digital Indonesia kini tak lagi sekadar tentang akses, tetapi juga tentang membantu masyarakat berkarya, berinovasi, dan berkembang.
Untuk meraih peluang ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) berkolaborasi guna mendukung masyarakat Indonesia dalam mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.
Langkah kolaboratif ini hadir sebagai program pemberdayaan yang menyeluruh dengan menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan bagi anak muda dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI dari Adobe; serta komitmen dari Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, mengatakan, “Fondasi ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kekayaan intelektual yang berakar pada budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya.
Baca juga: Daftar 21 Kecamatan di Jambi Cuaca Buruk Sore Ini, BMKG Rilis Peringatan Dini
Baca juga: Tanjabbar Kembali Raih Opini WTP, Pendapatan Daerah 2025 Terealisasi 99,60 Persen
Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar. Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global.
Kami mengundang para kreator di seluruh jaringan Kemenekraf untuk bergabung dalam inisiatif ini dan mengubah ide-ide Indonesia menjadi karya yang berdampak, kekayaan intelektual yang bernilai, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.”
Kolaborasi antara Indosat dan Adobe ini juga mencerminkan semangat ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector), atau program Ekraf Goes to School and Campus, inisiatif dari Kemenekraf yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda di sektor ekonomi kreatif.
Lewat ECHOES, Kemenekraf mendorong peningkatan literasi ekonomi kreatif, adopsi teknologi dan AI, serta pengembangan skill yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk mengasah kreativitas, menghasilkan karya yang bermakna dan bernilai, serta berkembang menjadi talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah. Yang dibutuhkan banyak anak muda saat ini adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka.
Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya. Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama.”
David Wadhwani, President of Creativity & Productivity Business Adobe, mengatakan, “Di Adobe, kami terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata. Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang, menyediakan kurikulum untuk mengasah keterampilan mereka, serta membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya yang mereka ciptakan.”
Baca juga: Tarif Iuran Sampah di Kota Jambi, di Kenali Asam Disepakati Rp25 Ribu per Rumah
| Zikir Akbar Bergema di PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Sambut Tahun Baru Islam |
|
|---|
| Kondisi Warga Danau Kedap Muaro Jambi yang Tersambar Petir, Keluarga Ikhlas |
|
|---|
| Daftar 21 Kecamatan di Jambi Cuaca Buruk Sore Ini, BMKG Rilis Peringatan Dini |
|
|---|
| Tanjabbar Kembali Raih Opini WTP, Pendapatan Daerah 2025 Terealisasi 99,60 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/16062026-indosat.jpg)