Rabu, 17 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Digitech

Menanti Kolaborasi Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Untuk Pemanfaatan AI Bagi Kreator

Akses terhadap teknologi kian luas, generasi muda semakin menguasai keterampilan digital, dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Ist/Indosat
Indosat bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Adobe menjalin kolaborasi strategis untuk memberdayakan generasi muda dan kreator Indonesia melalui pemanfaatan teknologi serta AI. Inisiatif ini membuka akses terhadap perangkat kreatif, pelatihan, dan peluang monetisasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. 

TRIBUNJAMBI.COM, Jakarta, 16 Juni 2026 – Indonesia semakin terhubung secara digital. Akses terhadap teknologi kian luas, generasi muda semakin menguasai keterampilan digital, dan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. 

Namun, masih ada satu tantangan utama yang perlu diatasi, yaitu bagaimana mengubah akses dan pengetahuan tersebut menjadi peluang nyata.

Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 menunjukkan bahwa meski semakin banyak masyarakat yang terhubung dan memiliki keterampilan digital, masih ada potensi besar untuk menghadirkan dampak yang lebih besar dari tren tersebut. 

Dampaknya bisa hadir dengan membuat konten, membangun usaha, meniti karier baru, hingga membuka peluang melalui teknologi. Transformasi digital Indonesia kini tak lagi sekadar tentang akses, tetapi juga tentang membantu masyarakat berkarya, berinovasi, dan berkembang.

Untuk meraih peluang ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) berkolaborasi guna mendukung masyarakat Indonesia dalam mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.

Langkah kolaboratif ini hadir sebagai program pemberdayaan yang menyeluruh dengan menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan bagi anak muda dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI dari Adobe; serta komitmen dari Kemenekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, mengatakan, “Fondasi ekonomi kreatif Indonesia terletak pada kekayaan intelektual yang berakar pada budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya. 

Baca juga: Daftar 21 Kecamatan di Jambi Cuaca Buruk Sore Ini, BMKG Rilis Peringatan Dini

Baca juga: Tanjabbar Kembali Raih Opini WTP, Pendapatan Daerah 2025 Terealisasi 99,60 Persen

Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar. Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global. 

Kami mengundang para kreator di seluruh jaringan Kemenekraf untuk bergabung dalam inisiatif ini dan mengubah ide-ide Indonesia menjadi karya yang berdampak, kekayaan intelektual yang bernilai, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.”

Kolaborasi antara Indosat dan Adobe ini juga mencerminkan semangat ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector), atau program Ekraf Goes to School and Campus, inisiatif dari Kemenekraf yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda di sektor ekonomi kreatif. 

Lewat ECHOES, Kemenekraf mendorong peningkatan literasi ekonomi kreatif, adopsi teknologi dan AI, serta pengembangan skill yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk mengasah kreativitas, menghasilkan karya yang bermakna dan bernilai, serta berkembang menjadi talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Indonesia memiliki talenta dan kreativitas yang melimpah. Yang dibutuhkan banyak anak muda saat ini adalah akses ke perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan ide mereka. 

Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya. Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama.”

David Wadhwani, President of Creativity & Productivity Business Adobe, mengatakan, “Di Adobe, kami terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata. Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang, menyediakan kurikulum untuk mengasah keterampilan mereka, serta membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya yang mereka ciptakan.”

Baca juga: Tarif Iuran Sampah di Kota Jambi, di Kenali Asam Disepakati Rp25 Ribu per Rumah

Investasi Adobe terhadap Ekonomi Kreator di Indonesia

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved