Berita Tebo
Warga Mersam Jambi Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat Mengapung, Diduga Lansia Asal Sungai Bengkal
Warga Mersam Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Batanghari Jambi, Diduga Lansia Asal Sungai Bengkal
Ringkasan Berita:Penemuan Mayat
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Beredar kabar seorang mayat mengapung di Desa Pesaban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Jambi, Selasa (30/12/2025) siang.
Kabar tersebut mengehebokan jagat maya serta warga sekitar, tampak video sudah beredar di facebook.
"Kabarnya orang Sungai Bengkal," komentar seorang di Facebook.
Baca juga: Lansia Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Jambi, Pencarian Hari Kedua Masih Nihil
Tak sedikit warga yang prihatin atas mayat yang tak diangkat ke tepian Sungai, namun warga tak berani sebab belum ada aparat ke polisian.
"Dak berani kami, polisi belum datang, nunggu polisi," ujarnya saat live di facebook.
Diberitakan sebelumnya, Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Zakaria (90), warga Dusun Tanjung Sari, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, dikabarkan tenggelam di Sungai Batanghari pada Minggu (28/12/2025) pagi.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh warga setempat.
Peristiwa tersebut dibenarkan langsung oleh Camat Tebo Ilir, Yanto, saat dikonfirmasi.
Baca juga: Hanya Tertinggal Handuk Merah, Lansia 90 Tahun di Tebo Tenggelam di Sungai Batanghari
Ia mengatakan bahwa kejadian tenggelamnya lansia itu terjadi pada pagi hari dan hingga siang hari korban belum berhasil ditemukan.
“Iya benar, kejadian itu terjadi pagi tadi. Sampai sekarang korban belum ditemukan dan warga masih melakukan pencarian di sekitar lokasi,” ujar Yanto.
Menurut keterangan Camat, kejadian bermula saat korban hendak pergi dari rumah menuju tepi Sungai Batanghari yang berada tepat di belakang rumahnya.
Seperti kebiasaannya sehari-hari, Zakaria pergi ke sungai untuk mandi sekaligus buang air besar.
Saat itu korban diketahui mengenakan celana bola pendek berwarna kuning dan membawa handuk berwarna merah.
Sekitar pukul 08.30 WIB, istri korban yang bernama Kiah mulai merasa khawatir karena suaminya tidak kunjung pulang ke rumah.
Merasa ada yang tidak beres, Kiah kemudian menyusul ke tepi Sungai Batanghari untuk mencari keberadaan suaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Warga-Mersam-Dihebohkan-Dengan-Penemuan-Mayat-jambi.jpg)