Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Gubernur Jambi Dukung Penuh Program Pertanian, Al Haris: Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Al Hari juga mengingatkan momentum musim tanam harus dimanfaatkan dengan baik, mengingat faktor cuaca menjadi hal yang tidak bisa dikendalikan. 

Penulis: Syrillus Krisdianto | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA
TEGASKAN KOMITMEN - Gubernur Al Haris kunjungan Wamentan kunjungan kerja di Jambi. Gubernur Jambi, Dr H Al Haris S Sos MH menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program pemerintah pusat di sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Dr H Sudaryono, B.Eng MM MBA di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dalam rangka Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Selasa (21/04/2026) siang. 

Ringkasan Berita:Program Pertanian di Jambi
  • Gubernur Jambi dampingi Wamentan tanam padi cetak sawah di Batang Hari.
  • Program Cetak Sawah Rakyat 2026 di Jambi direncanakan seluas 1.009 Ha.
  • Wamentan imbau petani percepat tanam mumpung masih musim hujan.
  • Jambi butuh 29 persen lagi produksi padi untuk capai swasembada pangan.
  • Sinergi pusat-daerah diperkuat.

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi, Dr H Al Haris S Sos MH menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program pemerintah pusat di sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Dr H Sudaryono, B.Eng MM MBA di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dalam rangka Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Selasa (21/04/2026) siang.

Pelaksanaan Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR) ini juga di ikuti 16 provinsi diseluruh Indonesia secara daring, selain itu juga diadakan sesi tanya jawab dari para kepala daerah dan para petani yang ada di Indonesia. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arif SE Wakil Bupati Batang Hari Bahtiar, para Forkopimda dan para OPD di lingkup Kabupaten Batang Hari serta para penyuluh pertanian dan para petani.

Di hadapan masyarakat, Gubernur Al Haris dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan hasil nyata.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi siap menindaklanjuti berbagai arahan dan harapan yang telah disampaikan, termasuk terkait pengelolaan lahan, cetak sawah baru, hingga optimalisasi musim tanam.

“Kami di daerah tentu siap mendukung penuh. Apa yang menjadi harapan pemerintah pusat, akan kami tindaklanjuti semaksimal mungkin. Yang terpenting, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa momentum musim tanam harus dimanfaatkan dengan baik, mengingat faktor cuaca menjadi hal yang tidak bisa dikendalikan. 

Baca juga: Pemkab Batang Hari Targetkan Tanam Padi Sawah 8.000 Hektare di 2026

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Arab Melayu Sebrang Kota Jambi Diduga dari Bara Anglo

Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar proses tanam berjalan optimal. Gubernur Al Haris turut mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap Jambi, khususnya dalam mendukung ketersediaan benih dan pupuk bersubsidi bagi petani.

Dukungan tersebut, menurutnya sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah. 

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Semua harus bergerak bersama, mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Ini kerja bersama untuk memastikan ketahanan pangan kita tetap terjaga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Jambi, khususnya para petani, untuk memanfaatkan peluang yang ada dan tidak menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan pemerintah.

Ia menambahkan, produksi padi di Provinsi Jambi saat ini baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan konsumsi daerah. Artinya, masih ada kekurangan sekitar 29 persen untuk mencapai swasembada

“Pada tahun 2025, Program Cetak Sawah Rakyat oleh Pemerintah Pusat di Provinsi Jambi direalisasikan seluas 1.469,51 Ha, dan pada tahun 2026, direncanakan Cetak Sawah Rakyat di Provinsi Jambi seluas 1.009,32 Ha. Kegiatan Konstruksi Cetak Sawah 2026 ini direncanakan dilaksanakan di Kabupaten Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari. Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan semua pihak terkait sangat mendukung untuk menyukseskan Program Cetak Sawah Rakyat yang dilanjutkan dengan tanam padi ini,” terangnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved