Berita Viral
Terungkap Tampang Pembunuh Mantan Pacar, Korban Dibakar usai Ribut soal iPhone
Pelaku diketahui merupakan mantan kekasih korban sendiri, yakni pria berinisial MAP (33), warga Desa Karang Raja yang bekerja sebagai karyawan
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial APS (23) yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di aliran Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Pelaku diketahui merupakan mantan kekasih korban sendiri, yakni pria berinisial MAP (33), warga Desa Karang Raja yang bekerja sebagai karyawan swasta.
Kasus ini bermula dari pertemuan keduanya di sebuah hotel di kawasan Muara Enim pada 24 Mei 2026.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra menjelaskan, korban lebih dulu memesan kamar hotel karena pelaku belum bisa datang tepat waktu.
Sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, korban kembali menghubungi pelaku agar segera datang ke lokasi.
“Pelaku tiba sekitar setengah jam kemudian dan keduanya berada di hotel hingga sore hari,” ujar Hendri.
Baca juga: Penjelasan Ending Drama Sold Out On You, Semua Rahasia Akhirnya Terbongkar
Baca juga: Harga Emas Naik Turun, Tia Pilih Menabung Emas Lewat BRImo Tiap Gajian
Selama berada di kamar hotel, keduanya sempat melakukan hubungan intim. Namun situasi berubah tegang ketika korban meminta dibelikan telepon genggam baru jenis iPhone.
Permintaan tersebut ditolak pelaku dengan alasan tidak memiliki uang, terlebih korban sudah memiliki suami.
Penolakan itu memicu cekcok di antara keduanya hingga korban diduga melontarkan ucapan yang membuat pelaku tersinggung dan emosi.
Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mencekik korban di atas kasur kamar hotel.
“Tangan kiri pelaku mencekik leher korban, sementara tangan kanan menutup mulut korban agar tidak berteriak. Tubuh korban juga ditindih selama beberapa menit hingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Kapolres.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku sempat panik lalu meninggalkan hotel dan pulang ke rumahnya.
Namun sehari kemudian, tepatnya pada 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, MAP kembali ke hotel karena jasad korban mulai mengeluarkan bau menyengat.
Pelaku lalu membungkus tubuh korban menggunakan selimut hotel dan memasukkannya ke dalam ember besar berwarna merah sebelum dibawa menggunakan mobil Honda Brio miliknya.
Jenazah kemudian dibawa menuju kawasan Jembatan Enim III.
Sebelum membuang tubuh korban, pelaku terlebih dahulu memastikan situasi sekitar sepi dan tidak ada petugas keamanan yang melihat aktivitasnya.
Dalam perjalanan menuju lokasi pembuangan, pelaku sempat membeli satu botol pertalite eceran seharga Rp15 ribu.
Sesampainya di lokasi, jasad korban yang masih berada di dalam ember diletakkan di pinggir sungai lalu ditumpuk kayu sebelum disiram bahan bakar dan dibakar.
Aksi itu diduga dilakukan untuk menghilangkan jejak kejahatan.
“Setelah tubuh korban terbakar, jasadnya dibuang dari atas jembatan ke aliran sungai,” kata Hendri.
Pelaku sengaja memarkir mobil dekat bibir sungai agar aktivitasnya tidak terlihat oleh warga yang melintas.
Kasus ini mulai terungkap setelah suami korban melaporkan istrinya hilang karena tidak pulang selama beberapa hari.
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Andrian mengatakan laporan orang hilang tersebut menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Dari laporan itu, penyidik menemukan keterkaitan dengan penemuan jasad di Sungai Enim hingga akhirnya identitas pelaku berhasil diketahui,” ujarnya.
MAP akhirnya ditangkap Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim pada Kamis (28/5/2026) sore di wilayah Kelurahan Tungkal.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mobil Honda Brio merah yang digunakan mengangkut jasad korban, handphone korban, pakaian pelaku, sisa kayu terbakar, kain hangus, hingga ember yang dipakai saat membakar tubuh korban.
Kini pelaku ditahan di Polres Muara Enim dan menjalani proses hukum lebih lanjut atas kasus pembunuhan tersebut.
| 3 Bantuan yang Masih Cair hingga Rp900 Ribu di Akhir Bulan Mei, Cek Segera |
|
|---|
| Duduk Perkara Emak-emak di Batang Hari Geruduk Rumah Diduga Bandar Sabu, Kapolres Minta Kondusif |
|
|---|
| Magang di Kemenkeu Dibuka hingga 34 Provinsi, Simak Syarat dan Cara Daftarnya |
|
|---|
| Fakta-fakta RQ-4 Global Hawk, Drone Mata-mata AS yang Bikin Ketegangan Timur Tengah Memanas |
|
|---|
| Nama-nama 11 Kapolda Baru dari Akpol 1994, Angkatan yang Kini Dominasi Polda se-Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Polisi-mengungkap-kasus-pembunuhan-seorang-ibu-rumah-tangga-berinisial-APS.jpg)