Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Nekatnya Brigadir Anton Mau Kabur dari Penjara, Sipir Sempat Diancam dengan Pistol

Seorang narapidana bernama Anton Kurniawan Stiyanto, mantan anggota kepolisian berpangkat brigadir, diduga mencoba melarikan diri dari Lembaga

Tayang:
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Seorang narapidana bernama Anton Kurniawan Stiyanto, mantan anggota kepolisian berpangkat brigadir, diduga mencoba melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNJAMBI.COM – Seorang narapidana bernama Anton Kurniawan Stiyanto, mantan anggota kepolisian berpangkat brigadir, diduga mencoba melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Percobaan pelarian itu terjadi saat Brigadir Anton menerima kunjungan keluarga dan disebut sempat melakukan ancaman terhadap petugas lapas yang berjaga.

Pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah kini tengah mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak luar, termasuk kemungkinan penyelundupan senjata api ke dalam area lapas.

Diduga Libatkan Kerabat Dekat

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan intensif terkait insiden tersebut.

Baca juga: Gebrakan Baru, Jokowi Siap Main Film Kolosal Budaya Dayak: Figuran Pun Siap

Baca juga: DPR Paksa PLN Bayar Kerugian UMKM Imbas Blackout Massal di Sumatera

Menurutnya, terdapat dugaan bahwa percobaan pelarian melibatkan salah satu kerabat Anton yang diketahui sedang melakukan kunjungan saat kejadian berlangsung.

“Masih didalami. Saat kejadian, kerabat yang bersangkutan memang sedang membesuk, dan setelah insiden diketahui masih menunggu di dalam mobil sekitar satu setengah jam,” ujar Putu.

Selain itu, petugas juga menyelidiki dugaan adanya senjata api jenis pistol yang diduga digunakan dalam percobaan tersebut.

“Betul, saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui motif serta bagaimana senjata itu bisa masuk ke dalam lapas,” katanya.

Diduga Manfaatkan Kepadatan Area Kunjungan

Insiden terjadi sekitar pukul 11.25 WIB, ketika Anton diduga mencoba menerobos pintu Pos Pengamanan Utama (P2U) setelah menerima kunjungan dari istrinya.

Menurut Putu, kondisi area kunjungan saat itu sedang cukup ramai oleh lalu lintas pengunjung, yang diduga dimanfaatkan untuk mencari celah melarikan diri.

“Kondisi sedang padat dengan aktivitas kunjungan, dan diduga yang bersangkutan memanfaatkan situasi tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, petugas lapas disebut segera mengambil tindakan sesuai prosedur pengamanan yang berlaku.

“Petugas bertindak sigap melakukan langkah pengendalian sehingga situasi dapat segera diamankan,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved