Berita Viral
Sakit Hati Bercanda Ingin Nikahi Ibunya, Remaja Tebas Leher Temannya hingga Tewas
Pelaku mengaku sakit hati setelah korban beberapa kali melontarkan pernyataan yang dinilai melampaui batas, termasuk menyebut ingin menikahi ibu
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Ucapan soal ibunya bikin remaja 17 tahun naik pitam, pria muda di Wajo tewas ditebas parang di kebun durian
Kasus pembunuhan tragis mengguncang Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Seorang remaja berinisial A (17) nekat menghabisi nyawa temannya sendiri, MMA (18), diduga karena tersinggung dengan ucapan korban yang dianggap melecehkan ibunya.
Pelaku mengaku sakit hati setelah korban beberapa kali melontarkan pernyataan yang dinilai melampaui batas, termasuk menyebut ingin menikahi ibu kandungnya.
Emosi yang memuncak membuat A merencanakan pertemuan dengan korban sebelum akhirnya melakukan serangan brutal menggunakan parang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Jalan Sepakat, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, pada Kamis (14/5/2026).
Jasad MMA pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Syarifudin, yang saat itu hendak menuju kebun milik pamannya.
Baca juga: Awal Mula Kecelakaan di Mendalo Jambi, Budi Dengar Dentuman Keras
Awalnya, Syarifudin mencium aroma tak sedap dari arah semak-semak di sekitar jalan kebun.
Karena curiga, ia mencoba mencari sumber bau tersebut hingga akhirnya dikejutkan dengan penemuan tubuh korban yang sudah tidak bernyawa.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam
Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, mengatakan pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi setelah menerima laporan.
Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh petunjuk yang mengarah pada pelaku.
“Setelah menerima laporan, kami melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan, kami mendapat informasi keberadaan pelaku di rumahnya di Kecamatan Larompong Selatan,” ujar Iptu Fahrul kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (16/5/2026).
Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad korban, polisi berhasil mengamankan A di kediamannya di wilayah Dadeko, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku langsung mengakui seluruh perbuatannya.
| Trump Murka, Iran Diancam ‘Tak Bersisa’ Jika Tak Segera Terima Proposal Damai |
|
|---|
| Cek Rekening, Bansos PKH, BPNT, dan BLT Dana Desa Tahap 2 Cair Mei 2026 |
|
|---|
| Harta Kekayaan Muhadjir Effendy Jadi Sorotan usai Dipanggil KPK dalam Kasus Kuota Haji |
|
|---|
| Detik-detik Wagub Sumbar Kecelakaan, Akui Pernah Merasa Sangat Dekat dengan Kematian |
|
|---|
| Sentilan Pedas Ekonom ke Prabowo: Siap Beri Kursus Ekonomi Gratis ke Presiden |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260311-Ilustrasi-korban-pembunuhan.jpg)