Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Siswi Korban Ketidakadilan LCC MPR RI Diteror WA dan Diancam Somasi

Setelah video viral akibat keputusan juri yang tidak adil, Josepha, siswi peserta lomba LCC menjadi sasaran intimidasi oknum misterius.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA
CHAT MISTERIUS - Kolase tentang LCC 4 Pilar MPR RI. Kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat memasuki babak baru yang mencekam. Setelah videonya viral akibat keputusan juri yang dianggap tidak adil, Josepha, siswi peserta lomba tersebut, kini justru menjadi sasaran teror, intimidasi oleh oknum misterius. 

Ringkasan Berita:LCC 4 Pilar MPR RI Viral
  • Peserta LCC Empat Pilar Kalbar diteror via WA dan diancam somasi agar hapus video.
  • Juri beri nilai -5 pada korban, tapi beri +10 pada lawan dengan jawaban sama.
  • MC Shindu Luthfiana dinilai remehkan protes korban sebagai "hanya perasaan".
  • Korban alami stres berat, sering mengurung diri, dan trauma pasca-kejadian.
  • Keluarga pertanyakan apakah korban perlu minta maaf atas kegaduhan yang viral.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat memasuki babak baru yang mencekam. 

Setelah videonya viral akibat keputusan juri yang dianggap tidak adil, Josepha, siswi peserta lomba tersebut, kini justru menjadi sasaran teror, intimidasi oleh oknum misterius.

Melalui akun media sosial kakaknya, zvanniisygg, terungkap Josepha sedang mengalami tekanan mental yang hebat. 

Kakak korban membagikan tangkapan layar berisi pesan singkat dari nomor tak dikenal yang meluncurkan ancaman hukum.

"Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi," bunyi pesan teror melalui WhatsApp tersebut yang dibagikan kakak Josepha di media sosial dilansir Tribunjambi.com, Rabu (13/5/2026).

Kronologi Ketidakadilan di Panggung LCC

Keluarga korban menceritakan bahwa Josepha telah berlatih keras selama berbulan-bulan demi kompetisi ini. 

Namun, jerih payahnya seolah dihancurkan oleh penilaian juri yang kontradiktif saat siaran langsung di YouTube MPR RI.

Baca juga: MPR RI Pecat Juri dan MC LCC Kalbar Usai Viral, Akui Ada Salah Penilaian

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Sakit: Ganti Nama Jadi Khaleb dan Isu Kiriman Mistis

Dalam sesi tersebut, Josepha menjawab pertanyaan mengenai proses pemilihan anggota BPK dengan tegas. 

Namun, juri memberikan nilai minus 5. 

Ironisnya, saat pertanyaan dilempar ke tim lain dengan jawaban yang identik, juri justru memberikan nilai poin 10.

"Adikku latihan berbulan-bulan. Hafal konstitusi sampai tidur pun komat-kamit. Di depan kamera live YouTube MPR RI, dia jawab lantang: 'Anggota BPK RI dipilih DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden.' Juri bilang: SALAH. Minus 5."

"Soal dilempar ke tim lain. Jawaban SAMA. Juri bilang: 'Inti sudah benar. nilai 10.' Aku replay sampai mataku panas. TIDAK ADA BEDANYA," curhat kakak korban.

Respons Menyakitkan dari Pembawa Acara

Pihak keluarga juga menyayangkan sikap pembawa acara (MC), Shindy Luthfiana, yang dianggap meremehkan protes yang diajukan oleh Josepha di atas panggung. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved