Kecelakaan Bus ALS di Muratara
Firasat dan Pesan Terakhir Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Jalur Jambi-Palembang
Sambil menahan tangis, Anwaruddin mengenang percakapan emosional dengan Aldi sebelum keberangkatan menggunakan Bus ALS.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Kecelakaan Maut di Jalur Jambi-Palembang
- Aldi, istri, dan anaknya tewas terbakar dalam Bus ALS jalur Jambi-Palembang.
- Korban sempat kirim pesan mengeluh bus mogok dan keluar asap di jalan.
- Ayah korban pastikan anaknya jadi korban usai cocokkan pelat bus di video HP.
- Pesan terakhir korban meminta ayahnya berhenti merantau dan tinggal di rumah.
- Keluarga tuntut PO ALS tanggung jawab karena operasikan bus tua tak layak jalan.
TRIBUNJAMBI.COM - Isak tangis pecah di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang saat Anwaruddin menceritakan komunikasi terakhir dengan putranya, Aldi Sulistiawan (26).
Aldi menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki yang merenggut nyawa satu keluarga kecil; dirinya, sang istri Rani (24), dan putri mereka yang masih balita, Bela (20 bulan).
Tragedi yang terjadi di Jalinsum Muratara, Sumatera Selatan arah Provinsi Jambi pada Rabu (6/5/2026) tersebut menyisakan luka mendalam dan deretan firasat yang kini menjadi kenangan pahit bagi sang ayah.
Sambil menahan tangis, Anwaruddin mengenang percakapan emosional dengan Aldi sebelum keberangkatan.
Putranya itu seolah memberikan isyarat agar ayahnya tetap berada di dekatnya.
"Saya sangat miris kalau ingat. Dia bilang, 'Bapak jangan ke mana-mana, tidak usah merantau-merantau lagi, di rumah saja'. Saking sayangnya dia sama saya," kenang Anwaruddin saat ditemui pada Jumat (8/5/2026).
Kalimat tersebut kini dirasakan Anwaruddin sebagai pesan perpisahan yang begitu membekas.
Keluhan Bus Rusak dan Detik-Detik Penentuan
Selama perjalanan darat menuju Pekanbaru yang melintasi jalur Jambi-Palembang tersebut, Aldi terus memberikan kabar kepada ayahnya.
Baca juga: Kesaksian Dokter Forensik soal Identifikasi Korban Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki
Baca juga: Kapolda Jambi Pimpin Apel Skala Besar, Atensi Khusus Balap Liar Malam Minggu
Namun, kabar yang dikirimkan justru berupa keluhan mengenai kondisi bus yang tidak prima.
"Dia sempat chat saya, bilang mobil itu mogok setelah lewat Baturaja. Katanya bodi belakang itu sudah keluar asap. Berhenti sekitar jam 4 sore, dan baru jalan lagi sekitar jam 11 atau 12 malam setelah diperbaiki," tuturnya.
Keluhan tersebut menunjukkan adanya masalah teknis serius pada armada bernomor polisi BK-7778-DL itu jauh sebelum tabrakan terjadi.
Verifikasi Lewat Rekaman Video Pribadi
Anwaruddin pertama kali mencium firasat buruk saat menyaksikan berita kecelakaan di televisi.
firasat
pesan terakhir
Bus ALS
truk tangki
kecelakaan
Jambi-Palembang
Provinsi Jambi
Tribunjambi.com
Sumatera Selatan
Palembang
Jambi
anak
Multiangle
| Tim DVI Temukan Jenazah Balita dalam Dekapan saat Identifikasi Korban Bus ALS |
|
|---|
| Perjuangan Tim DVI Ungkap Identitas Korban Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki |
|
|---|
| Kesaksian Dokter Forensik soal Identifikasi Korban Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki |
|
|---|
| Saksi Kata: Ngadiono Nekat Pecahkan Kaca, Fakta di Balik Kecelakaan Bus ALS di Muratara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260510-kecelakaan-maut-di-jalur-Jambi-Palembang.jpg)