Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

AS vs Iran

Saling Klaim di Hormuz: Iran Lepas Rudal, AS Bantah Kapal Perangnya Terkena

Angkatan Laut Iran dilaporkan melepaskan serangkaian rudal dan drone di sekitar kapal perusak Amerika Serikat yang tengah melintas.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Google Maps
PERANG TIMUR TENGAH - Kolase foto Donald Trump, Mojtaba Khamenei dan peta Selat Hormuz. Angkatan Laut Iran dilaporkan melepaskan serangkaian rudal dan drone di sekitar kapal perusak Amerika Serikat yang tengah melintas. 

Ringkasan Berita:Perang Timur Tengah ,,
  • Militer Iran lepaskan rudal dan drone di sekitar kapal perusak AS pada Senin.
  • Teheran klaim itu tembakan peringatan karena kapal AS abaikan navigasi.
  • AS konfirmasi dua kapal perusak berpeluru kendali masuk kawasan Teluk.
  • CENTCOM bantah ada kapal yang terkena serangan dan pastikan armada aman.
  • Insiden ini terjadi di tengah puncak ketegangan diplomatik  kedua negara.

 

TRIBUNJAMBI.COM – Eskalasi di jalur nadi energi dunia, Selat Hormuz, kembali mencapai titik didih pada Senin (4/5/2026).  

Angkatan Laut Iran dilaporkan melepaskan serangkaian rudal dan drone di sekitar kapal perusak Amerika Serikat yang tengah melintas.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan pecahnya konfrontasi terbuka di kawasan Teluk. 

Pihak militer Iran mengeklaim bahwa operasi tersebut dilakukan setelah mereka berhasil mengidentifikasi keberadaan kapal perang AS yang menyusup ke kawasan Teluk.  

Menurut pernyataan resmi Teheran, kapal-kapal perusak tersebut awalnya mengabaikan peringatan navigasi yang diberikan oleh otoritas maritim Iran

Sebagai respons atas pembangkangan tersebut, militer Iran memutuskan untuk melepaskan "tembakan peringatan" menggunakan kombinasi rudal dan pesawat tak berawak (drone) untuk menegaskan kedaulatan wilayah perairan mereka. 

Di sisi lain, Washington memberikan keterangan yang kontradiktif.  

Militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa dua kapal perusak berpeluru kendali mereka memang sedang beroperasi dan telah memasuki wilayah Teluk.  

Baca juga: Nasib 20.000 Pelaut Terdampar di Selat Hormuz: Hidup Berhari-hari di Atas Kapal

Baca juga: Truk Boks Terguling di Jalintim, Arus Lalu Lintas Jambi-Palembang Lumpuh

Namun, mereka membantah narasi serangan yang dibangun oleh pihak Iran

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menegaskan bahwa seluruh armada mereka tetap dalam kondisi aman dan tidak ada satu pun kapal perang yang terkena hantaman proyektil maupun drone. 

"Tidak ada kapal perang kami yang terkena serangan," tegas pernyataan resmi dari Komando Pusat Amerika Serikat guna meredam spekulasi mengenai kerusakan armada mereka di Selat Hormuz

Insiden ini memperpanjang daftar gesekan militer antara kedua negara yang terus bersitegang sejak awal tahun.  

Meskipun tidak ada kerusakan fisik yang dilaporkan oleh pihak AS, aksi unjuk kekuatan Iran di salah satu titik paling strategis di dunia ini menunjukkan bahwa situasi di Teluk Persia tetap berada dalam status siaga tinggi.

20.000 Pelaut Terombang Ambing 

Sebuah krisis kemanusiaan berskala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya kini tengah mencekik jantung transportasi minyak dunia, yakni di Selat Hormuz.  

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved