Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Keterlaluan Mobil MBG Dipakai Piknik di Pantai hingga Jemput Bandara, SPPG Angkat Bicara

Viral di media sosial, mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Tayang:
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Foto ilustrasi mobil MBG. Belakangan viral video yang diduga memperlihatkan mobil operasional Makan Bergizi Gratis (MBG), diduga dipakai untuk menjemput tamu di Bandara Lombok hingga piknik di pantai. 

TRIBUNJAMBI.COM – Viral di media sosial, mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Dalam video yang beredar, kendaraan berstiker Badan Gizi Nasional (BGN) terlihat digunakan untuk menjemput seseorang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tak hanya itu, muncul pula rekaman lain yang memperlihatkan mobil serupa terparkir di kawasan wisata pantai, diduga digunakan untuk aktivitas piknik.

Video tersebut langsung memicu sorotan publik.

“Mobil MBG dipakai jemput di bandara, gimana ini?” ujar suara dalam video yang viral di media sosial.

Pihak SPPG Angkat Bicara

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Regional SPPG NTB, Eko Prasetyo, memastikan pihaknya tengah melakukan penelusuran.

Baca juga: Nekat Kawin Lari Dua Kali dalam Seminggu, Kini Ancam Bunuh Suami Sah Demi Sang Wanita

Baca juga: Promo Indomaret Jambi 2-8 April 2026, Diskon Susu hingga Produk Rumah Tangga

Ia menegaskan, penggunaan mobil operasional MBG memiliki aturan ketat dan tidak boleh digunakan di luar kepentingan distribusi makanan.

“Sedang kami identifikasi. Kendaraan itu hanya boleh digunakan untuk mendistribusikan makanan dan mengambil ompreng,” jelas Eko, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, setelah proses distribusi selesai, kendaraan wajib kembali ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Eko juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan terhadap program MBG di lapangan.

Ia meminta setiap laporan disertai data lengkap agar mudah ditindaklanjuti.

“Jika ada penyalahgunaan, harap dilengkapi dengan lokasi, nama SPPG, hingga nomor polisi kendaraan,” tegasnya.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved