Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Israel vs Iran

Perang Timur Tengah Memanas, Bagaimana Ibadah Haji? Ini Kata Dubes Arab Saudi

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi memberikan jaminan bahwa gerbang Tanah Suci tetap terbuka aman bagi tamu Allah dari seluruh dunia.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
HO/IST
IBADAH HAJI - Kolase foto ibada haji di Makkah dan perang Timur Tengah. Di tengah dentum rudal dan ketegangan segitiga antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang mengguncang Timur Tengah, kepastian nasib jutaan calon jemaah haji tahun 2026 akhirnya terjawab. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi memberikan jaminan bahwa gerbang Tanah Suci tetap terbuka aman bagi tamu Allah dari seluruh dunia. 

Ringkasan Berita:Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timur Tengah
  • Dubes Saudi Faisal Al Amoudi jamin ibadah haji 2026 tetap aman dan sesuai rencana.
  • Stabilitas internal Kerajaan Arab Saudi ditegaskan tetap terjaga dari konflik regional.
  • Kemlu RI konfirmasi belum ada perubahan skenario penyelenggaraan dari otoritas Saudi.
  • Calon jemaah haji diimbau tenang dan tidak termakan spekulasi konflik Timur Tengah.
  • Informasi resmi akan disampaikan berkala mengikuti perkembangan keamanan kawasan.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Di tengah dentum rudal dan ketegangan segitiga antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang mengguncang Timur Tengah, kepastian nasib jutaan calon jemaah haji tahun 2026 akhirnya terjawab. 

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi memberikan jaminan bahwa gerbang Tanah Suci tetap terbuka aman bagi tamu Allah dari seluruh dunia.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menegaskan bahwa eskalasi militer di kawasan tidak akan menyurutkan langkah Kerajaan dalam menyelenggarakan rukun Islam kelima tersebut. 

Dalam konferensi pers di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026), Faisal memastikan stabilitas internal Saudi tetap terjaga.

"Berkaitan dengan peristiwa ataupun berkaitan dengan haji ini, sejalan ataupun sesuai dengan planning yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar. Kerajaan Arab Saudi alhamdulillah sampai saat ini memang negaranya aman," tegas Dubes Faisal sebagaimana dipantau dari Breaking News KompasTV.

Belum Ada Perubahan Skenario

Senada dengan pernyataan Dubes Saudi, Kementerian Luar Negeri RI melalui PLT Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, mengungkapkan hingga saat ini otoritas haji di Riyadh belum mengeluarkan perubahan kebijakan maupun skenario darurat. 

Rencana perjalanan haji 1447 H/2026 M masih berada di jalur yang ditetapkan sejak awal tahun.

Baca juga: Tekanan Ekonomi dan Politik Bisa Hentikan Perang AS-Israel vs Iran

Baca juga: Cek Fakta: Viral Kasat Lantas Polres Muaro Jambi Digerebek di Hotel, Ternyata Kejadian Tahun 2017

"Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum mengumumkan adanya perubahan penyelenggaraan ibadah Haji di 2026. Kalaupun nanti ada perkembangan lebih lanjut, tentunya akan disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah," jelas Heni Hamidah mengutip laporan jurnalis Kompas TV.

Imbauan Bagi Calon Jemaah

Pemerintah Indonesia mengimbau ribuan calon jemaah haji tanah air untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi liar di media sosial mengenai penutupan wilayah udara atau pembatalan keberangkatan. 

Masyarakat diminta untuk terus merujuk pada informasi resmi yang disampaikan secara berkala oleh pemerintah guna menjaga kekhusyukan persiapan menuju Baitullah.

Meskipun peta politik regional sedang memanas, komitmen Arab Saudi untuk menjaga integritas wilayah dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama Kerajaan di tahun yang penuh tantangan ini.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved