Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Israel vs Iran

Iran vs Israel, Analisis Konflik Geser dari Militer ke Perang Ekonomi

Perang antara Iran vs Israel mulai bergeser ke perang ekonomi. Tanda-tanda itu mulai terbaca.

Tayang:
Editor: asto s

TRIBUNJAMBI.COM - Perang antara Iran vs Israel mulai bergeser ke perang ekonomi. Tanda-tanda itu mulai terbaca.

Serangan Israel terhadap fasilitas gas Iran menandai pergeseran konflik dari konfrontasi militer menuju perang ekonomi yang berpusat pada sektor energi, menurut Umud Shokri, penasihat kebijakan luar negeri dan geopolitik energi yang berbasis di Washington.

Dilansir Iran International, pada 18 Maret, serangan Israel menargetkan fasilitas yang terkait South Pars serta pusat darat (onshore hub) di Asaluyeh, Provinsi Bushehr.

Qatar, yang berbagi cadangan tersebut, secara langsung menyalahkan Israel.

Sementara itu, Uni Emirat Arab menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan energi global.

Iran dengan cepat merespons dengan menyerukan evakuasi infrastruktur energi di seluruh Teluk Persia, termasuk di Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

South Pars bukan sekadar aset hidrokarbon biasa.

Bersama North Dome milik Qatar, ladang ini membentuk ladang gas alam terbesar di dunia, yang diperkirakan menyimpan 1.800 triliun kaki kubik gas dan 50 miliar barel kondensat.

SERANG KAPAL TANKER - Penampakan kapal Tangker Amerika Serikat yang terbakar usai dibombardir Iran di Perairan Teluk.
SERANG KAPAL TANKER - Penampakan kapal Tangker Amerika Serikat yang terbakar usai dibombardir Iran di Perairan Teluk. (Capture Yt Kompas Tv)

Bagian Iran mencakup sekitar 36 persen cadangan gas terbukti dan sekitar 5,6 persen cadangan global, sehingga menjadikannya pilar utama ekonomi negara tersebut yang kini berada dalam risiko.

Asaluyeh berfungsi sebagai inti operasional sistem ini, dengan memusatkan infrastruktur hulu, tengah, dan hilir dalam satu kawasan pesisir.

Produksi lepas pantai memasok kilang, kompleks petrokimia, dan terminal ekspor yang mendukung pembangkit listrik, basis industri, serta ekspor energi Iran.

Serangan terhadap Asaluyeh tidak hanya mengganggu produksi, tetapi juga mengancam seluruh rantai nilai energi.

Terletak di sepanjang Teluk Persia dan terhubung ke jalur ekspor melalui Selat Hormuz, Asaluyeh berada di persimpangan antara produksi dan jalur transit.

Gangguan berkelanjutan apa pun dapat memperburuk guncangan pasokan di pasar global.

Israel kini melangkah lebih jauh dari sekadar menargetkan aset militer dan nuklir, dengan menyerang inti ekonomi kekuatan Iran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved