Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Cadangan BBM Aman 30 Hari ke Depan, Baik Pertalite, Solar dan Avtur

Ketersediaan pasokan BBM dipastikan aman dalam 30 hari mendatang. Jenis bahan bakar minyak (BBM) yang dimaksud baik gasoline, gasoil

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi SPBU 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketersediaan pasokan BBM dipastikan aman dalam 30 hari mendatang.

Jenis bahan bakar minyak (BBM) yang dimaksud baik gasoline, gasoil maupun avtur atau pertalite, solar dan avtur.

Ini seperti yang diungkapkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.

“Pada hari ini kita meresmikan posko nasional untuk Idul Fitri 1447 Hijriah. Tadi kita sudah menyampaikan bahwa ini untuk ketersediaan BBM secara nasional dan juga LPG melebihi dari cukup. 

Secara ekosistem untuk ketersediaan BBM itu adalah lebih kurang 30 hari.

Dibandingkan dengan kesiapan kita tahun lalu, ini juga jauh lebih baik,” ungkap Yuliot dalam agenda peresmian posko nasional untuk Idul Fitri di gedung BPH Migas Jakarta, Kamis (12/03/2026).

Yuliot menambahkan, saat ini pihaknya juga tetap mengejar, target produksi minyak siap jual (lifting) sesuai dengan target APBN 2026 yang telah disepakati sebesar 610.000 hingga 620.000 barel per hari (bph).

“Jadi di dalam negeri kita kan ada tingkat produksi minyak bumi sekitar 610.000 barel. 

Baca juga: Viral Antrean ASN Membludak di Bank Jambi, DPRD Ajukan Skema Baru Pembayaran THR dan TPP

Baca juga: Roy Suryo Tolak RJ Ala Solo di Bulan Ramadan: Saya Tak Butuh Maaf Jokowi

Kemudian untuk kekurangan kita ada impor. Untuk impor ini ada yang crude dan ada juga BBM jadi,” tambahnya.

Dari kilang dalam negeri untuk pengolahan, pemerintah kata dia akan memaksimalkan produksi di kilang Balikpapan dengan beroperasinya RDMP, dan juga ada Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Dumai dan Kilang Plaju. 

“Untuk transportasi, itu juga ini dari Pertamina untuk distribusi BBM-nya sendiri dari kilang ke depo-depo, itu juga dijamin aman.

 Kemudian di depo kapasitas penyimpanannya itu juga dimaksimalkan, dan juga di transportasi sampai dengan SPBU-SPBU itu juga relatif aman,” tambahnya. 

Melalui data BPH Migas, pemerintah memproyeksikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline atau bensin akan meningkat selama periode mudik dan libur Hari Raya Idulfitri 2026. 

Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 12 persen dibandingkan kondisi normal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. 

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati mengatakan, pemerintah bersama badan usaha telah menyiapkan berbagai infrastruktur distribusi energi untuk memastikan pasokan tetap aman selama periode tersebut. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved