Berita Viral
Mendadak 3 Pesawat Tanker AU Amerika Melintasi Indonesia, Ada Serangan Jarak Jauh?
Tiga pesawat tanker milik United States Air Force (USAF) dilaporkan terdeteksi bergerak ke arah barat dari koridor Pasifik dan melintasi kawasan yang
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM – Tiga pesawat tanker milik United States Air Force (USAF) dilaporkan terdeteksi bergerak ke arah barat dari koridor Pasifik dan melintasi kawasan yang konsisten dengan jalur udara di atas wilayah Indonesia.
Pergerakan tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial pada Rabu (25/2/2026), lantaran dinilai sebagai bagian dari misi terkoordinasi untuk mendukung aset serangan jarak jauh.
Salah satu sorotan datang dari akun X Open Source Intel dengan handle @Osint613.
"3 × USAF tankers are tracking westbound from the Pacific corridor, consistent with a coordinated drag mission supporting long range strike assets. Possible indication that they are dragging 4 × B 52 bombers. (No confirmation yet)," tulisnya.
Berdasarkan pantauan pelacakan penerbangan terbuka, tiga tanker USAF tersebut diduga tengah menjalankan misi “drag” guna mendukung pesawat pembom strategis jarak jauh.
Sejumlah akun pengamat militer internasional turut menyebut adanya kemungkinan keterkaitan dengan empat unit B-52 Stratofortress, meski hingga kini belum terdapat konfirmasi resmi dari pihak militer Amerika Serikat.
Baca juga: Uang di Rekening Hilang di Bank, Ini Prosedur Pengurusan Pengembaliannya
Baca juga: Viral Istri Siram Air Mendidik ke Suami, Rekaman CCTV Bongkar Fakta Sebenarnya
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat memiliki beberapa jenis pesawat pengebom strategis aktif dengan jumlah berbeda pada tiap tipe, di antaranya:
B-52 Stratofortress: Sekitar 76 unit masih aktif digunakan dan menjadi tulang punggung pengebom jarak jauh sejak era Perang Dingin.
B-1B Lancer: Sekitar 45 unit masih beroperasi untuk misi jarak jauh dengan kemampuan membawa berbagai persenjataan konvensional.
B-2 Spirit: Diproduksi sebanyak 21 unit, dengan 20 unit masih aktif setelah satu mengalami kecelakaan. Pesawat ini dikenal sebagai pengebom siluman tercanggih dengan nilai produksi sekitar 2,1 miliar dolar AS per unit.
B-21 Raider: Masih dalam tahap pengembangan dan uji coba sebagai penerus B-2 dengan teknologi siluman generasi terbaru.
Dengan demikian, total pesawat pengebom aktif Amerika Serikat saat ini diperkirakan mencapai sekitar 141 unit, belum termasuk B-21 yang masih dalam tahap pengujian.
Tanggapan Pengamat
Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menilai bahwa perlintasan pesawat militer asing di atas wilayah Indonesia bukanlah hal baru.
Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kewajiban memberikan hak lintas damai atau Right of Innocent Passage (ROIP) sesuai hukum laut internasional.
| Dedi Mulyadi Bantu 18 Siswi Trauma, Rambut Dipotong Guru BK Padahal Pakai Kerudung |
|
|---|
| Mendadak Berubah, Trump Tunda Operasi di Selat Hormuz, Ada Peran Pakistan? |
|
|---|
| PSI Lepas Tangan, Grace Natalie Harus Hadapi Kasus Video JK Secara Pribadi |
|
|---|
| Keberadaan Ferdy Sambo Usai Putrinya Trisha Resmi Jadi Dokter Disorot, Terakhir Khutbah di Gereja |
|
|---|
| Sosok Letjen TNI Agus Widodo, Alumni Akmil 1995 yang Kini Wakil Kepala BIN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Mendadak-3-Pesawat-Tanker-AU-Amerika-Melintasi-Indonesia-Ada-Serangan-Jarak-Jauh.jpg)