Jalan Tol Trans Sumatera
Progres JTTS Jambi-Palembang: Tol Bayung Lencir-Tempino Siap Layani Pemudik
Dalam survei lapangan tersebut, Kakorlantas mengapresiasi efektivitas jalan tol Trans Sumatera (JTTS) yang mulai beroperasi di Provinsi Jambi.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Jalan Tol Jambi-Palembang
- Kakorlantas tinjau Tol Bayung Lencir-Tempino demi kesiapan mudik 2026.
- 34 km tol Jambi-Palembang beroperasi; 74 km siap difungsionalkan.
- Volume kendaraan capai 5.000 per hari, tol efektif pecah macet arteri.
- Polri tegaskan kendaraan ODOL dilarang beroperasi selama arus mudik.
- Polda Jambi perkuat sinergi pengelola tol guna kelancaran Operasi Ketupat.
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar kepastian bagi warga Provinsi Jambi yang merencanakan pulang kampung menggunakan jalan tol pada Lebaran 2026 mulai terang benderang.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, bersama Kapolda Jambi melakukan inspeksi mendalam di ruas Tol Bayung Lencir–Tempino hingga Seksi Tempino–Pijoan pada Senin (23/2/2026).
Peninjauan ini memastikan jalur tersebut siap menyangga beban arus mudik dalam skema Operasi Ketupat.
Pemecah Macet Jalur Arteri
Dalam survei lapangan tersebut, Kakorlantas mengapresiasi efektivitas jalan tol Trans Sumatera (JTTS) yang mulai beroperasi di Provinsi Jambi.
Berdasarkan data traffic count, volume kendaraan harian telah mencapai 5.000 unit.
“Dengan adanya tol ini, distribusi kendaraan antara jalur arteri dan tol menjadi lebih seimbang. Ini akan sangat membantu memperlancar arus mudik menuju Palembang, Riau, hingga Sumatera Barat,” ujar Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho.
Saat ini, sepanjang 34 kilometer di ruas tersebut telah beroperasi penuh.
Kabar baiknya, terdapat sekitar 74 kilometer lainnya yang berpotensi difungsionalkan untuk arus mudik, termasuk 19 kilometer ruas yang sudah bisa dilintasi meskipun masih dalam tahap penyelesaian konstruksi.
Larangan Tegas Kendaraan ODOL
Meski kondisi lalu lintas terpantau terkendali, Polri memberikan catatan keras terkait kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).
Kakorlantas menegaskan bahwa saat Operasi Ketupat dimulai, kendaraan melebihi kapasitas tidak boleh beroperasi demi keselamatan pemudik.
“Kami berharap saat Operasi Ketupat nanti, kendaraan over dimensi tidak beroperasi. Keselamatan masyarakat yang mudik dan balik harus menjadi prioritas,” tegas Kakorlantas.
Baca juga: Mudik Jambi-Sumsel Kian Singkat Via Tol Fungsional Palembang-Betung
Baca juga: Nasabah Bolak-balik ke ATM Tak Bisa Tarik Uang, Bank Jambi Janji Kembalikan
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi aturan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260224-Proses-pembangunan-jalan-tol-Trans-Sumatera-di-Padang-Sumatera-Barat.jpg)