Berita Viral
Kapolri Didesak Anggota DPR Benahi Internal Polisi dalam Satu Bulan
Hinca menilai, penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum telah mencederai rasa keadilan publik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk segera membenahi persoalan internal Polri menyusul sejumlah kasus yang melibatkan oknum anggota kepolisian dalam dua pekan terakhir.
Menurut Hinca, rentetan peristiwa tersebut, mulai dari dugaan penganiayaan hingga kasus narkotika, telah memicu keresahan luas di tengah masyarakat.
“Saya kira satu dua minggu terakhir ini kita memang disuguhkan sebuah cerita atau fakta yang sangat mengejutkan publik soal polisi di beberapa tempat itu, yang secara apa namanya ya, tidak baik menjalankan tugasnya, baik soal narkoba, soal-soal yang lain, terutama narkoba itu. Baik yang di NTB, yang di Toraja, dan di tempat-tempat lain," kata Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan, pimpinan tertinggi Polri harus bertindak cepat dan tegas terhadap seluruh oknum yang terbukti terlibat, tanpa pandang bulu.
“Saya minta saudara Kapolri untuk segera mengambil tindakan cepat dengan cara menempatkan di Patsus, periksa, dan segera adili sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Saya kira tidak ada ampun lagi, masyarakat sudah sangat gelisah dan ini adalah kultural yang harus segera diubah," ucapnya.
Hinca menilai, penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum telah mencederai rasa keadilan publik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Sikap, perilaku polisi yang menyalahgunakan kewenangannya dan ini meresahkan sekali. Kami dari Komisi III meminta saudara Kapolri untuk segera mengambil tindakan cepat secepat-cepatnya dan menjelaskan ke publik secara terang benderang apa sebenarnya yang terjadi. Tidak usah ditutup-tutupi karena memang ini komitmen kita bersama," kata Hinca.
Baca juga: Sosok Khairul Suhairi, Dirut Bank Jambi Disorot Usai Banyak Saldo Nasabah Diretas
“Siapapun yang menyalahgunakan kewenangan dan jabatannya, apalagi tentang perkara yang ditanganinya atau masalah yang sedang ditangani terutama narkoba, tidak ada ampun.” lanjutnya.
Sebagai bentuk fungsi pengawasan DPR, ia memberikan tenggat waktu satu bulan kepada Kapolri untuk menyelesaikan persoalan tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Masyarakat menunggu. Kita beri waktu kepada Pak Sigit untuk satu bulan ini harus selesai. Masa bulan Ramadan, bulan suci ini saatnya berbenah. Kita memperbaiki kultur kita, memperbaiki kinerja kita. Apa yang disuarakan masyarakat, itu benar dan karena itu harus segera diambil tindakan cepat," tandasnya.
Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir sejumlah oknum anggota kepolisian menjadi sorotan publik karena terseret berbagai perkara hukum, mulai dari dugaan penganiayaan hingga keterlibatan dalam kasus narkotika.
| Kematian Dokter Myta, Kemenkes: Indikasi Kelebihan Jam Kerja di RSUD KH Daud Arif di Jambi |
|
|---|
| Kabur Eks Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK, Diduga Ikut Terima Suap |
|
|---|
| Harta Haerul Saleh Diungkap usai Anggota BPK RI Itu Meninggal Dunia Usai Kebakaran di Rumahnya |
|
|---|
| Bansos PKH-BPNT Mei 2026 Bertambah 475 Ribu KPM, Segera Cek Status Penerima |
|
|---|
| Setelah 3 Hari Dirawat, Tahrul Korban Bus ALS Meninggal Dunia, Total Tewas 17 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kapolri-Didesak-Anggota-DPR-Benahi-Internal-Polisi-dalam-Satu-Bulan.jpg)