Berita Viral
Sosok BEM UGM Tantang Prabowo Debat Terbuka Depan Ribuan Mahasiswa
Sikap kritis yang disampaikan Tiyo sebelumnya bermula dari pandangannya terhadap program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, kembali menjadi sorotan publik usai menyatakan kesiapannya untuk berdebat secara terbuka dengan Presiden Prabowo Subianto di ruang kampus.
Sikap kritis yang disampaikan Tiyo Ardianto sebelumnya bermula dari pandangannya terhadap program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah.
Melalui sejumlah podcast di kanal YouTube seperti Forum Keadilan TV dan Abraham Samad Speak Up, kritik tersebut disampaikan dalam konteks fungsi kontrol sosial mahasiswa terhadap kebijakan publik.
Mengacu pada laporan Kompas.com tertanggal 19 Februari 2026, Tiyo Ardianto kemudian mengalami intimidasi digital dalam berbagai bentuk, mulai dari pesan ancaman, tuduhan manipulatif, hingga serangan terhadap reputasinya di ruang publik.
Bahkan, tekanan tersebut tidak hanya menyasar dirinya secara personal, tetapi juga berdampak kepada keluarganya.
Ibunda Tiyo Ardianto dilaporkan turut menerima pesan bernada intimidatif yang memicu rasa takut.
Baca juga: Saldo Raib Misterius, Puluhan Warga Geruduk Kantor Bank Jambi Kuala Tungkal
Baca juga: Nasib WNI di Kamboja: 20 Orang Berangkat ke Indo, 1 Sakit TBC Dievakuasi ke RS
Selain itu, sejumlah media disebut menyebarkan isu personal disertai ancaman penculikan melalui platform digital sebagai upaya mendelegitimasi posisi Tiyo Ardianto.
Dalam perkembangan terbaru, Tiyo Ardianto kembali menyuarakan kritik terhadap kondisi sosial yang menurutnya belum sepenuhnya tercermin dalam laporan resmi pemerintah.
Pernyataan tersebut ia sampaikan secara langsung dalam diskusi di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, forum terbuka yang membahas isu kebangsaan dari berbagai perspektif.
Pilih Bicara Langsung, Tolak Perantara
Pada kesempatan itu, Tiyo menegaskan bahwa dirinya lebih memilih menyampaikan pandangan secara langsung kepada presiden tanpa melalui pihak perantara.
Ia beranggapan bahwa tidak semua individu di lingkar kekuasaan mampu atau bersedia menyampaikan realitas sosial di lapangan secara utuh kepada kepala negara.
Menurutnya, terdapat kesenjangan antara laporan administratif dengan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat.
Karena alasan tersebut, ia menyatakan tidak tertarik mengikuti pertemuan tertutup dengan presiden.
Undangan Dialog Terbuka di Kampus
| Sepak Terjang John Kei Kembali Jadi Sorotan, Terkait Tewasnya Nus Kei di Bandara |
|
|---|
| Cair Bansos PKH dan Sembako Triwulan II Bulan April 2026, Begini Cara Cek via NIK |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Ini Skema Barunya |
|
|---|
| Lowongan Kerja di Jambi Hari Ini Rabu 22 April 2026, Dibutuhkan Tamatam SMA hingga S1 |
|
|---|
| Tinggal Dua Hari Lagi, Lowongan Kerja Manager Kopdes. Lulus Jadi Karyawan BUMN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Sosok-BEM-UGM-Tantang-Prabowo-Debat-Terbuka-Depan-rfibuan-Mahasiswa.jpg)