Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Pesan Tegas Cak Imin Ingatkan Dirut BPJS Baru Dilantik: Kesehatan Warga Penting

Dalam arahannya, Cak Imin menegaskan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional setiap warga negara

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Tribunnews.com
DIREKSI BPJS BARU - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026–2031 di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (20/2/2025). (Fahdi Fahlevi) 

TRIBUNJAMBI.COM – Pesan tegas disampaikan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan yang baru, Prihati Pujowaskito, agar seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan layanan kesehatan tanpa terkecuali.

Dalam arahannya, Cak Imin menegaskan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara.

Melalui BPJS Kesehatan, menurutnya, negara harus hadir memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan tersebut secara merata.

"Tidak boleh ada satu pun masyarakat yang tercecer dan tertinggal di dalam mendapatkan layanan kesehatan. Satu-satunya cara untuk memastikan hal itu adalah dengan semangat dan kerja gotong royong," kata Cak Imin.

Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya melantik jajaran Dewan Pengawas serta Direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031 di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (20/2/2025).

Lebih lanjut, ia menilai BPJS Kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan masyarakat tidak kehilangan kemampuan ekonomi akibat risiko kesehatan.

Baca juga: Ekspresi Prabowo Senyum-senyum Dipuji Donald Trump Sebagai Pria Tangguh

Baca juga: Sudding Bongkar Skenario Revisi UU KPK Oleh Jokowi: Bicaralah yang Jujur

Pada saat yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya dari ancaman kemiskinan akibat risiko pekerjaan, pemutusan hubungan kerja (PHK), kecelakaan kerja, hingga kematian.

"BPJS hadir agar masyarakat hidup tanpa rasa khawatir. Jangan sampai sebaliknya, masyarakat justru was-was dengan pelayanan yang tidak berkualitas. Saatnya masyarakat terlindungi dari risiko-risiko sistemik dan memiliki ruang yang lebih luas untuk naik kelas. Inilah bagian dari cita-cita kita bersama," ujarnya.

Ia juga menyebut BPJS Kesehatan sebagai bentuk gotong royong dalam skala besar yang dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia.

Di sisi lain, Cak Imin mengingatkan pentingnya menjaga sekaligus meningkatkan jumlah peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang saat ini telah mencakup sebagian besar masyarakat.

Dorongan juga diberikan agar peserta nonaktif serta masyarakat yang belum terdaftar dapat segera bergabung dan aktif dalam program tersebut.

"Bagi masyarakat yang tidak mampu, negara harus hadir membantu pembiayaan mereka. Sementara yang mampu, harus kita pastikan tetap membayar sesuai kemampuan karena yakin dan percaya BPJS Kesehatan adalah pilihannya," katanya.

Sebagai informasi, pelantikan Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 dilakukan oleh Muhaimin Iskandar mewakili Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PM, Jakarta, pada Jumat (20/2/2025).

Dalam kesempatan itu, Prihati Pujowaskito resmi menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031 menggantikan Ali Ghufron Mukti.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved