Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Reshuffle Kabinet

Mahfud MD: Strategi Politik Prabowo Mirip Soeharto, Reshuffle di Luar Prediksi

Mantan Menkopolhukam, Mahfud MD menyamakan insting politik Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kompas.com/ Ist/ Kolase Tribun Jambi
UNIK - Kolase foto Mahfud MD dan Presiden Prabowo Subianto. Mahfud MD menyebut gaya politik Presiden Prabowo unik dan mirip dengan Soeharto. 

Ringkasan Berita:Mahfud MD Sebut Strategi Polik Presiden Prabowo Unik
  • Mahfud MD sebut Prabowo sulit ditebak soal reshuffle, mirip gaya Pak Harto.
  • Pengamat diprediksi bakal salah meramal langkah politik Presiden yang "unik".
  • Mensesneg bantah isu perombakan kabinet dan pilih fokus urusan Ramadan.
  • Pemerintah luncurkan paket stimulus mudik, diskon tiket, hingga WFA.
  • Bantuan pangan beras & minyak goreng disalurkan ke 35 juta penerima manfaat.

 

TRIBUNJAMBI.COM – Mantan Menkopolhukam, Mahfud MD melontarkan pandangan menarik mengenai gaya kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto yang dinilainya sangat unik. 

Dalam tayangan di kanal YouTube pribadinya, Selasa (17/2/2026), Mahfud menyebut Presiden Prabowo memiliki kemampuan tingkat tinggi dalam menjaga kerahasiaan langkah politiknya, terutama terkait isu perombakan kabinet atau reshuffle.

Mahfud MD menilai Prabowo Subianto sengaja membiarkan publik dan pers berspekulasi.

Namun pada akhirnya, kata diam selalu memberikan kejutan yang di luar perkiraan.

Ia bahkan menyamakan insting politik Prabowo dengan Presiden ke-2 RI, Soeharto.

"Pak Prabowo pintarnya seperti Pak Harto dulu. Saya nggak mau ditebak-tebak oleh wartawan, dispekulasikan oleh pers, kata Pak Harto dulu," tutur Mahfud MD.

Menurutnya, kegemaran Presiden Prabowo yang tidak mau ditebak-tebak membuat semua ramalan pengamat politik terkait reshuffle berpotensi meleset.

Pernyataan Mahfud ini menjadi respons atas bola panas yang sempat dilempar Hashim Djojohadikusumo mengenai adanya 'telur busuk' di pemerintahan yang terancam dicopot.

Istana Membantah, Pilih Fokus pada "Paket Lebaran"

Kontras dengan spekulasi tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi justru memberikan bantahan tegas.

Istana menegaskan tidak ada agenda perombakan kabinet dalam waktu dekat karena seluruh jajaran menteri sedang "gas pol" mempersiapkan pelayanan bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran.

Baca juga: Jokowi Tolak Jadi Wantimpres Prabowo Subianto: Saya di Solo Saja

Baca juga: Trafik Tol Bayung Lencir–Tempino Jambi Melejit 50 Persen di Libur Imlek 2026

"Enggak ada reshuffle. Enggak ada. Kita ingin memperingan saudara-saudara kita yang dalam rangka puasa dan lebaran biasanya bersilaturahmi," tegas Prasetyo Hadi di Stasiun Gambir, (10/2/2026).

Alih-alih urusan kursi menteri, pemerintah saat ini fokus menggulirkan sejumlah stimulus masif:

  • Diskon Transportasi: Potongan harga tiket kereta api, pesawat, dan kapal penyeberangan.
  • Kebijakan WFA: Penerapan Work From Anywhere untuk mengoptimalkan mobilitas mudik.
  • Bantuan Pangan: Distribusi 10 kg beras dan 2 kg minyak goreng untuk 35,04 juta penerima selama dua bulan.

"Harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh. Ekonomi akan bergerak pada triwulan pertama," pungkas Prasetyo.

Strategi "fokus kerja" ini seolah menjadi jawaban atas teka-teki politik yang sedang diperbincangkan di luar tembok Istana.

Sosok Mahfud MD

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved