Berita Viral
Kritik Tajam Rocky Gerung ke Prabowo, Tragedi Siswa SD di NTT Batalkan Pidato Berapi-api Presiden
Rocky Gerung menyoroti pemangkasan signifikan anggaran TKD serta pengalihan dana pendidikan demi ambisi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ringkasan Berita:Kritik Rocky Gerung ke Prabowo Subianto
- Rocky Gerung: Tragedi NTT dampak pemangkasan dana daerah.
- Anggaran pendidikan dinilai tergerus demi program MBG.
- Narasi kebesaran bangsa gugur oleh fakta kemiskinan rakyat.
- Pidato berapi-api Presiden dibatalkan oleh tragedi kemanusiaan.
- Rocky desak pengembalian hak rakyat untuk menuntut keadilan.
TRIBUNJAMBI.COM - Tragedi memilukan seorang siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli buku dan pena, memicu kritik keras dari Rocky Gerung.
Pengamat politik ini menilai peristiwa tersebut merupakan dampak nyata dari kebijakan pusat yang kehilangan kepekaan terhadap kemiskinan ekstrem.
Rocky Gerung menyoroti pemangkasan signifikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) serta pengalihan dana pendidikan demi ambisi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, daerah seperti NTT sangat bergantung pada dukungan pusat karena keterbatasan sumber daya ekonomi.
Kebijakan Pusat dan Keretakan Psikologis
Rocky menegaskan bahwa narasi besar pemerintah tentang keberhasilan pembangunan dan janji-janji politik menjadi tidak bermakna ketika rakyat kecil gagal bertahan hidup.
"Jadi semua itu ada konsekuensi dari kebijakan di pusat. Kita mau lihat itu sebagai hasil negative impression terhadap prestasi-prestasi pemerintahan ini. Akhirnya semua isu itu akan dibatalkan oleh fakta-fakta kecil tadi, dengan akibat yang besar yaitu keretakan psikologi manusia," ujar Rocky melalui kanal YouTube-nya (3/2/2026).
Ia menambahkan, pidato Presiden Prabowo Subianto yang berapi-api mengenai pengejaran koruptor dan kebesaran bangsa seolah gugur oleh fakta pahit di lapangan.
Baca juga: Rocky Gerung Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Sebut Ijazah Jokowi Asli Tapi Orangnya Palsu
Baca juga: Prabowo Disebut Gunakan 2 Pesawat Kepresidenan Saat Lawatan ke Luar Negeri, Seskab Teddy Membantah
Baca juga: Guru SD di Batang Hari Jambi Jadi Korban Perampokan dan Penyekapan Travel Gelap, Nyaris Diperkosa
Baginya, Proyek Strategis Nasional (PSN) dan hilirisasi kehilangan esensinya jika negara abai pada urusan "hulu", yakni nyawa warga negara.
Surat Terakhir dan Hak Keadilan
Secara khusus, Rocky menyentuh sisi psikologis dari surat permintaan maaf yang ditinggalkan bocah berusia 10 tahun tersebut kepada ibunya.
Ia menilai anak tersebut memiliki pemahaman mendalam yang melampaui usianya terhadap penderitaan sang ibu.
"Dia memahami kondisi psikologi dari ibunya. Dia memahami jalan hidup yang sudah ditempuh oleh ibunya. Semua hal ini yang buat saya pedoman pertama untuk mengembalikan hak rakyat untuk menuntut keadilan," pungkasnya.
Kronologi Singkat Peristiwa
Siswa berinisial YBS, yang duduk di bangku kelas IV SD di Kabupaten Ngada, NTT, putus asa dengan keadaan yang dialaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20260204-Rocky-Gerung-Presiden-Prabowo-Subianto-ilustrasi-siswa-SD.jpg)