Berita Viral
Penyebab Syifa WNI Ngotot Gabung Tentara Amerika Serikat, Sempat Diskusi dari Tetangga Tentara di AS
Kisah seorang perempuan muda asal Indonesia yang bergabung dengan militer Amerika Serikat mendadak ramai diperbincangkan publik. Syifa (20),
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM – Kisah seorang perempuan muda asal Indonesia yang bergabung dengan militer Amerika Serikat mendadak ramai diperbincangkan publik. Syifa (20), seorang Warga Negara Indonesia (WNI), menjadi sorotan setelah diketahui resmi menjalani pendidikan dan tugas sebagai tentara di Amerika Serikat (AS).
Perbincangan itu mencuat usai beredar video momen haru ketika Syifa dilepas sang ibu di bandara untuk kembali menjalankan tugas militernya. Unggahan tersebut viral di media sosial dan memicu beragam respons, mulai dari dukungan hingga kritik dari warganet.
Menanggapi ramainya komentar publik, Safitri, ibu Syifa, angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa keputusan putrinya untuk bergabung dengan militer AS bukanlah keputusan yang diambil secara terburu-buru, melainkan telah melalui proses diskusi panjang dan pertimbangan matang.
Safitri mengungkapkan, sejak awal keluarganya telah mencari informasi dari lingkungan sekitar, termasuk berdiskusi dengan sesama diaspora Indonesia yang lebih dulu bergabung dengan militer AS.
“Awalnya di sini ada tetangga juga dari Indonesia yang menjadi anggota militer Amerika. Dari mereka, kami mendapatkan penjelasan dan informasi yang jauh lebih lengkap,” ungkap Safitri, dikutip dari Tribunnews.com.
Ia menambahkan, salah satu alasan yang turut dipertimbangkan adalah adanya kesempatan melanjutkan pendidikan yang diberikan oleh institusi militer Amerika Serikat kepada anggotanya.
Baca juga: Daftar Lowongan Kerja Jambi Hari Ini Selasa 20 Januari 2025, Buruan Siapkan Dokumen yang lengkap
Baca juga: Tri Wulansari Ungkap Ancaman dari Orang Tua Siswa di DPR RI: Mati Kau Kubuat, Entah Kasar atau Halus
Selain itu, Safitri juga menanggapi pertanyaan publik terkait penampilan Syifa yang tetap mengenakan hijab saat bertugas. Menurutnya, hal tersebut tidak menjadi kendala dalam proses pendaftaran maupun pelaksanaan tugas.
“Sebelum mendaftar, kami juga berdiskusi dengan keluarga dan mencari tahu secara detail, termasuk soal penggunaan hijab,” kata Safitri.
“Ternyata memang diperbolehkan. Bahkan ada juga anggota militer dari negara lain yang mengenakan hijab, bukan hanya dari Indonesia,” lanjutnya.
Meski demikian, status Syifa yang masih berstatus WNI namun memilih bergabung dengan militer AS menuai pro dan kontra di kalangan netizen. Sebagian menyampaikan dukungan, sementara lainnya mengaku menyayangkan keputusan tersebut.
Menanggapi hal itu, Safitri menyebut dirinya dan keluarga tidak terlalu mempermasalahkan berbagai komentar negatif yang muncul di media sosial.
“Mungkin mereka yang berkomentar negatif belum mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya,” ujarnya.
“Sedangkan bagi yang memberikan dukungan dan komentar positif, tentu kami sangat mengapresiasi,” tambah Safitri.
Sang Ibu Klaim Tinggal di AS Sejak 2023
Sebelumnya, Safitri telah membenarkan bahwa putrinya, Syifa (20), memang telah resmi bergabung dengan militer Amerika Serikat. Ia menjelaskan bahwa keluarganya merupakan diaspora Indonesia yang telah menetap di AS sejak pertengahan tahun 2023.
| Mendadak Berubah, Trump Tunda Operasi di Selat Hormuz, Ada Peran Pakistan? |
|
|---|
| PSI Lepas Tangan, Grace Natalie Harus Hadapi Kasus Video JK Secara Pribadi |
|
|---|
| Keberadaan Ferdy Sambo Usai Putrinya Trisha Resmi Jadi Dokter Disorot, Terakhir Khutbah di Gereja |
|
|---|
| Sosok Letjen TNI Agus Widodo, Alumni Akmil 1995 yang Kini Wakil Kepala BIN |
|
|---|
| Heboh Harga Sepatu Siswa Sekolah Rp700 Ribu, KPK Mulai Bergerak Usut Pengadaan |
|
|---|
