Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Dua Penerjun Jatuh di Pangandaran, Begini Kondisi Terkini

Penerjun payung meninggal dalam Kecelakaan pada kegiatan olahraga dirgantara di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribun Bali/Rizal Fanany
PENERJUN PAYUNG. Penerjun payung meninggal dalam Kecelakaan pada kegiatan olahraga dirgantara di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 

TRIBUNJAMBI.COM -Kecelakaan terjadi dalam kegiatan olahraga dirgantara di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dalam peristiwa ini  dua penerjun payung dilaporkan jatuh ke laut pada Selasa (30/12/2025) siang. 

Peristiwa tersebut berlangsung di sekitar Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, ketika keduanya mengikuti ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) atau Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Jawa Barat.

Dari dua penerjun payung yang terlibat dalam insiden tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian hingga Selasa sore.

 Korban meninggal dunia diketahui bernama Rusli (64), sedangkan korban yang belum ditemukan bernama Widiasih (58).

Kedua korban merupakan warga Kabupaten Bandung dan tercatat sebagai peserta dalam kegiatan terjun payung yang diselenggarakan oleh panitia Kejurda/BK Porprov Jabar. I

nsiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh pihak panitia kepada aparat kepolisian setempat.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr Andri Kurniawan, membenarkan adanya kejadian kecelakaan yang menewaskan satu orang peserta dalam kegiatan tersebut.

 Ia menyampaikan bahwa laporan diterima saat kegiatan terjun payung sedang berlangsung.

“Kami mendapat laporan dari panitia pelaksana kegiatan Pordiga Kejurda Jabar, bahwa hari ini sedang melaksanakan kegiatan terjun payung,” ujar Andri kepada sejumlah wartawan di lokasi pencarian di Nusawiru Cijulang, Selasa siang.

Berdasarkan laporan awal yang diterima kepolisian, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya belum ditemukan setelah jatuh ke laut.

Aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.

“Untuk sementara kami sedang melakukan proses pencarian korban yang belum diketemukan dibantu dari rekan-rekan Basarnas dan seluruh instansi terkait,” katanya.

Proses pencarian dilakukan dengan mengerahkan potensi SAR yang tersedia di wilayah pesisir pantai Kecamatan Cijulang.

Tim gabungan menyesuaikan pola pencarian dengan kondisi geografis dan cuaca di sekitar lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved