Berita Nasional
Pilu Lamaran Ditolak, Seorang Pemuda Teror Bom ke 10 Sekolah
Kepolisian berhasil mengungkap pelaku pengirim email berisi teror bom yang ditujukan ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
“Tersangka ingin mencari perhatian kepada Saudari Kamila karena memang sejak putus atau sejak lamarannya ditolak, sudah tidak diindahkan lagi oleh yang bersangkutan,” jelasnya.
Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa sebanyak 10 sekolah menerima email berisi ancaman teror bom tersebut.
Sekolah-sekolah yang menjadi sasaran terdiri dari sekolah menengah atas negeri maupun swasta di wilayah Kota Depok.
Dalam email yang dikirimkan, pelaku menuliskan surat ancaman dengan bahasa kasar dan mengandung unsur intimidasi terhadap keselamatan siswa dan lingkungan sekolah.
Pelaku juga mengklaim dirinya sebagai korban kejahatan seksual dan menyatakan kekecewaannya terhadap aparat penegak hukum karena merasa laporannya tidak ditindaklanjuti.
Selain itu, dalam pesan tersebut pelaku juga menyatakan kesadarannya atas tindakan yang dilakukan dan menuliskan kalimat yang menunjukkan pengakuan tanggung jawab atas perbuatannya.
Polisi memastikan bahwa identitas yang digunakan dalam email tersebut adalah palsu dan sengaja digunakan tersangka untuk menjatuhkan nama mantan kekasihnya.
Saat ini, tersangka HRR telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Polisi juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan keamanan dan memberikan rasa aman bagi para siswa, tenaga pendidik, serta orang tua.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya serta segera melaporkan kepada aparat apabila menerima ancaman serupa.
Artikel diolah dari Tribunnews
Baca juga: Taman Anggrek Sri Soedewi, Destinasi Wisata Jambi saat Libur di Kota Jambi
| Hasil Kunjungan Luar Negeri Prabowo: Bawa Investasi Rp2.430 Triliun, Stabilitas Aman |
|
|---|
| Kebakaran Hebat di Pasar Kemayoran: 3 Korban Luka dan Ratusan KK Terdampak |
|
|---|
| Seskab Teddy Buka-bukaan: Biaya Luar Negeri Prabowo Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
| Bakom Bela Arahan Prabowo Soal Bahasa Prancis: Syarat Negara Maju |
|
|---|
| Eks Kapolda Jambi Firman Shantyabudi Berduka, Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/BORGOL-KENO.jpg)