Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Banjir dan Longsor di Aceh

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Minta Maaf Usai Buat Gaduh, Pergi Umrah saat Warga Hadapi Banjir

Mirwan mengakui kepergiannya umrah di tengah bencana banjir yang melanda wilayahnya menyebabkan keresahan dan mengganggu stabilitas publik.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS minta maaf 

Ringkasan Berita:Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS Minta Maaf 
  • Mirwan MS minta maaf usai pergi umrah di tengah bencana banjir yang melanda.
  • Mirwan secara spesifik meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya meminta Mendagri proses pencopotannya.
  • Ia juga menyampaikan maaf kepada Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Aceh Mualem, dan seluruh masyarakat Indonesia/Aceh.
  • Dia berjanji akan segera bekerja keras untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan pemulihan pasca-banjir berjalan lancar.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah viral dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk ancaman pencopotan dari Presiden Prabowo Subianto, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya sampaikan minta maaf secara terbuka. 

MirwanMS mengakui kepergiannya menunaikan ibadah umrah di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayahnya telah menyebabkan keresahan dan mengganggu stabilitas publik.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Mirwan MS melalui akun Instagram pribadinya, @h.mirwan_ms_official, pada Selasa (9/12/2025).

Maaf kepada Presiden hingga Rakyat Aceh

Dalam pernyataannya, Mirwan MS menyampaikan permohonan maaf tidak hanya kepada masyarakat Aceh Selatan yang terdampak bencana.

Tetapi juga langsung menyebut nama-nama pejabat tinggi negara yang sempat mengkritiknya.

Dia juga minta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia.

"Dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keresahan, dan kekecewaan banyak pihak, terutama kepada Bapak Presiden RI, H. Prabowo Subianto," ujar Mirwan.

Ia juga secara spesifik menyampaikan maaf kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang sebelumnya telah mengeluarkan kritikan keras dan meminta Mirwan untuk mundur atau diproses pencopotannya.

Baca juga: Nasib Bupati Aceh Selatan Mirwan MS di Ujung Tanduk: Prabowo Minta Copot, Kemendagri Usut Dana Umrah

Baca juga: WNA Tiongkok Ditangkap! Selundupkan Nikel Murni dan Campuran dari Bandara Khusus IWIP

Baca juga: Identitas Korban Kapal dari Jambi Angkut 5.000 Kelapa Tujuan Batam Tenggelam di Lingga

"Kami menyadari bahwa kepergian kami di tengah musibah menyita perhatian publik dan mengganggu stabilitas nasional," lanjut Mirwan, mengakui dampak luas dari tindakannya tersebut.

Janji Perbaiki Kepercayaan dan Bekerja Keras

Permintaan maaf ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (7/12/2025) secara terbuka menginstruksikan Mendagri Tito Karnavian untuk memproses pencopotan kepala daerah yang meninggalkan pos saat bencana, menyamakan tindakan tersebut dengan "desersi" dalam militer.

Menanggapi sanksi politik dan kecaman publik, Mirwan berjanji akan bertanggung jawab penuh terhadap Kabupaten Aceh Selatan pasca-banjir.

Ia menekankan komitmennya untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa mendatang.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved