Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kasus Ijazah Palsu

Blunder UGM di Sidang KIP Sengketa Ijazah: Bocor Daftar 505 Dokumen Jokowi Dirahasiakan

Anggota aliansi Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Lukas Luwarso, menyebut UGM melakukan blunder yang memalukan soal ijazah Jokowi.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Yt Kompas Tv
SIDANG SENGKETA IJAZAH JOKOWI - Tangkapan layar kondisi sidang sengketa informasi Ijazah Jokowi di Komisi Informasi Pusat (KIP) bersama UGM, pada Selasa (2/12/2025). 

Ringkasan Berita:Blunder UGM di Polemik Ijazah Jokowi
  • Bonjowi menyebut UGM melakukan blunder di sidang KIP dengan menyerahkan daftar 505 dokumen terkait sengketa ijazah Jokowi.
  • Hampir semua daftar dokumen lainnya dirahasiakan oleh UGM.
  • Jumlah itu jauh melebihi permintaan awal (20 dokumen), memicu dugaan adanya dokumen alumni UGM lain yang ikut diserahkan.
  • UGM menolak menjawab apakah 505 dokumen tersebut hanya terkait Jokowi, yang disebut Lukas sebagai bentuk blunder.

 

TRIBUNJAMBI.COM - Sidang sengketa informasi publik terkait ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo atau Jokowi di Komisi Informasi Pusat atau KIP pada Selasa (2/12/2025) diwarnai tudingan serius terhadap Universitas Gadjah Mada (UGM).

Anggota aliansi Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Lukas Luwarso, menyebut UGM melakukan blunder yang memalukan.

UGM disebut justru mengungkapkan adanya 505 daftar dokumen yang diserahkan ke Polda Metro Jaya.

Namun hampir seluruhnya disembunyikan.

Menurut Lukas, UGM terlalu berhati-hati, namun kecerobohan mereka dalam menyerahkan daftar dokumen justru menimbulkan kecurigaan baru.

Blunder 505 Dokumen yang Misterius

Lukas menjelaskan bahwa 'blunder' ini berawal dari penyerahan Berita Acara (BA) dari Polda Metro Jaya yang diterima Bonjowi.

Dalam BA tersebut, tertera daftar panjang dokumen yang diserahkan UGM terkait polemik ijazah.

"Ada satu ucapan lagi, blunder UGM. Tolong digarisbawahi, blunder UGM," kata Lukas kepada wartawan usai sidang.

Baca juga: Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Prof Ciek Soroti Materai: Kalau Asli, Siapapun Pasti Berani Menunjukkan

Baca juga: Biang Kerok Bencana Sumatera? Anies Baswedan: Ulah Manusia, Ahli ITB: Faktor Alam

Baca juga: Kisah Pilu Warga Aceh Tengah Korban Banjir, Bupati: Jalan Kaki 2 Hari Demi Dapatkan Makanan

"UGM ini terlalu hati-hati, tapi malah keceplosan. UGM memberikan kepada kami, surat berita acara dari Polda Metro Jaya yang berisi 505 daftar dokumen."

Lukas menyoroti rasio dokumen yang dapat diakses dan yang dirahasiakan. Dari total 505 dokumen, Bonjowi hanya dapat membaca 12 jenis dokumen.

"Dari 505 dokumen yang diserahkan oleh UGM ke Polda Metro Jaya itu hampir semua dirahasiakan, yang bisa dibuka, yang bisa terbaca cuma 12 jenis dokumen. Bayangkan! Dari 505, cuma 12 dokumen yang bisa terbaca."

Menurutnya, tindakan merahasiakan hampir seluruh dokumen—termasuk dokumen yang seharusnya bersifat publik—ini merupakan bentuk kesalahan yang patut dipertanyakan.

Kecurigaan Dokumen Alumni Lain Ikut Terbawa

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved